Dua Rudal Rusia Gempur Apartemen Ukraina, 5 Tewas, 31 Luka

Selasa, 08 Agustus 2023 - 07:14 WIB
loading...
Dua Rudal Rusia Gempur...
Serangan dua rudal Rusia menghantam bangunan apartemen di kota Pokrovsk, Donetsk, Ukraina timur, pada Senin. Sedikitnya 5 orang tewas dan 31 lainnya luka-luka. Foto/REUTERS
A A A
KYIV - Serangan dua rudal Rusia menghantam bangunan apartemen di kota Pokrovsk, Donetsk, Ukraina timur, pada Senin. Sedikitnya lima orang tewas dan 31 lainnya luka-luka akibat serangan ini.

Video dan gambar yang dirilis oleh pejabat Kyiv menunjukkan orang-orang memilah-milah puing-puing termasuk gedung apartemen lima lantai yang rusak parah. Ambulans berada di lokasi untuk merawat yang terluka.

Menurut Menteri Dalam Negeri Ihor Klymenko, yang dikutip Reuters, Selasa (8/8/2023), empat warga sipil tewas dalam serangan pertama dan seorang pejabat darurat tewas dalam serangan kedua.

Baca Juga: Berencana Bunuh Presiden Volodymyr Zelensky, Wanita Ukraina Ditangkap

Klymenko mengatakan operasi pencarian dan penyelamatan sedang berlangsung. Di antara yang terluka adalah 19 polisi, lima penyelamat dan satu anak.

Gubernur Donetsk Pavlo Kyrylenko mengatakan selain apartemen, serangan rudal Rusia juga merusak sebuah hotel dan bangunan sipil lainnya.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dalam sebuah pernyataan online menuduh Rusia berusaha untuk tidak meninggalkan apa pun kecuali "batu pecah dan hangus" di Ukraina timur.

Pernyataannya disertai rekaman bangunan apartemen lima lantai yang rusak dengan satu lantai hancur sebagian.

Pokrovsk memiliki populasi sebelum perang sekitar 60.000 orang.

Serangan mematikan itu terjadi hanya sehari setelah para pejabat dari sekitar 40 negara berkumpul di Arab Saudi untuk mengupayakan penyelesaian damai bagi perang di Ukraina.

Kementerian Luar Negeri Rusia pada hari Senin mengecam pembicaraan dua hari di Jeddah sebagai tidak memiliki “nilai tambah sedikit pun” karena Moskow—tidak seperti Kyiv—tidak diundang.

Sebuah pernyataan Kementerian Luar Negeri Rusia mengulangi jaminan sebelumnya bahwa Moskow terbuka untuk solusi diplomatik dengan persyaratannya yang akan mengakhiri perang berusia 17 bulan, dan siap untuk menanggapi proposal serius.

Tuntutan Kremlin termasuk Kyiv harus mengakui aneksasi Rusia atas empat wilayah Ukraina, yang saat ini hanya dikendalikan sebagian oleh pasukan Rusia, dan Crimea yang direbut Moskow pada 2014.

Tetapi Mykhailo Podolyak, seorang penasihat Zelensky, mengesampingkan tuntutan Moskow sebelumnya yang akan memberi Rusia waktu untuk menggali lebih dalam di bagian Ukraina yang telah didudukinya.

Dia mengatakan di X, sebelumnya dikenal sebagai Twitter, bahwa pasukan Rusia harus sepenuhnya mundur dari wilayah pendudukan dan tidak akan ada kompromi dari Kyiv untuk itu.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Delegasi Iran Berangkat...
Delegasi Iran Berangkat ke Swiss Negosiasi dengan AS, Perang Bakal Berakhir?
Kesal! Trump: AS Bayar...
Kesal! Trump: AS Bayar Mahal untuk Lindungi Eropa dari Serangan Rusia
Rekomendasi
Ronaldo Raja Gol Portugal...
Ronaldo Raja Gol Portugal di Piala Dunia
Damessa Perluas Layanan...
Damessa Perluas Layanan lewat Cabang Baru di Cileungsi
Putusan PTUN Tegaskan...
Putusan PTUN Tegaskan Keabsahan SK Menkum, Kepemimpinan Mardiono sebagai Ketum PPP Sah
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
7 Rudal Jelajah Terkuat...
7 Rudal Jelajah Terkuat di Dunia, Misil-Misil Rusia Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved