Pakar Sebut Eropa Tidak Terlalu Tertarik pada Pilpres AS

Rabu, 29 Juli 2020 - 18:53 WIB
loading...
Pakar Sebut Eropa Tidak...
Meskipun jajak pendapat di AS menunjukkan Joe Biden unggul, para pejabat di ibukota di seluruh Eropa mengatakan mereka tidak membuat asumsi tentang kemungkinan hasil pemilu AS. Foto/Ist
A A A
BERLIN - Jika Donald Trump kalah pada Pemilihan Presiden Amerika Serikat (AS) bulan November mendatang, bukan rahasia lagi bahwa sebagian besar pembuat kebijakan Eropa akan senang melihatnya. Tetapi, ketika mereka membayangkan kemungkinan masa depan pasca-Trump, banyak yang bertanya-tanya seberapa cepat hubungan kedua sisi dapat diperbaiki.

Meskipun jajak pendapat di AS menunjukkan Joe Biden unggul, para pejabat di ibukota di seluruh Eropa mengatakan mereka tidak membuat asumsi tentang kemungkinan hasil pemilu AS.

( Baca juga: Ada Penjaminan Kredit, Bunga Bank Harusnya Bisa Ditekan )

Jürgen Hardt, seorang pakar hubungan AS-Jerman mengatakan bahwa dia tidak memiliki kesan bahwa pemerintah Jerman sedang menunggu presiden AS yang baru dan dia akan menyarankan Berlin untuk tidak melakukannya.

Namun, ketika mereka membiarkan diri mereka melihat ke depan, ke prospek kepresidenan Biden, mereka tidak perlu melihat kembalinya hubungan baik di era Barack Obama dengan cepat. Ini karena, meskipun nada dan gaya akan berubah dalam semalam, substansi kebijakan tentang isu-isu dari China ke Rusia untuk berdagang bisa memakan waktu lebih lama untuk diperbaiki.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
PBB: Israel Lanjutkan...
PBB: Israel Lanjutkan Praktik Genosida di Gaza dan Tepi Barat, Anak-Anak Jadi Korban
Rekomendasi
Ditjen Polpum Dorong...
Ditjen Polpum Dorong Standarisasi Anggaran Kesbangpol Berbasis Risiko dan Kebutuhan Daerah
Legal Standing Belum...
Legal Standing Belum Lengkap, Sidang Perdana Gugatan Bonatua Terhadap KPU-Rektor UGM Ditunda
Pascapengumuman MSCI,...
Pascapengumuman MSCI, IHSG Sesi Siang Ambruk 1,62% ke Level 6.002
Berita Terkini
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Infografis
Lawan AS, Desak Eropa...
Lawan AS, Desak Eropa Ganti Jet Tempur Siluman F-35 dengan Rafale
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved