Taktik Perang AS Gagal dalam Perang Ukraina Lawan Rusia, Ini Sebabnya

Senin, 07 Agustus 2023 - 09:11 WIB
loading...
A A A
Hanya beberapa jam sebelum serangan balasan berlangsung, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan kepada The Wall Street Journal bahwa superioritas udara Rusia dan kebutuhan Kyiv akan pertahanan udara berarti "sejumlah besar tentara akan mati" dalam beberapa bulan mendatang.

"Tanpa pesawat Barat untuk menentang kendali Rusia atas langit, pasukan Ukraina bertempur dengan setidaknya satu tangan terikat di belakang punggung mereka," kata Bretton-Gordon kepada Newsweek.

"Bagi saya, itu adalah bagian terpenting di sini."

Analis lain mengatakan gaya pertempuran NATO, yang sangat bergantung pada pengendalian langit, juga baru diuji dalam beberapa tahun terakhir di arena di mana aliansi tersebut memiliki keunggulan udara.

"Tidak ada anggota angkatan bersenjata NATO yang masih hidup yang mengalami pertempuran yang mirip dengan yang dialami Ukraina selama 18 bulan terakhir," kata Davis Ellison, seorang analis strategis di Hague Center for Security Studies (HCSS), kepada Newsweek, yang dilansir Senin (7/8/2023).

“Cara perang darat NATO belum pernah diuji secara serius terhadap musuh negara utama, meskipun telah melakukan investasi dan pelatihan selama puluhan tahun,” imbuh dia.

"Dalam kasus seperti Irak dan Perang Teluk 1991, pasukan AS dan Barat dapat dengan cepat membangun superioritas udara besar-besaran," kata Paul van Hooft, analis lain dari HCSS, kepada Newsweek.

"Tanpa ini, angkatan bersenjata Ukraina telah melalui pelatihan cepat NATO untuk menghilangkan doktrin era Soviet, tidak terlalu berbeda dengan metode yang digunakan oleh pasukan Moskow. Beberapa elemen dari doktrin yang telah lama dianut ini pada dasarnya berbeda dengan bagaimana pasukan Barat sekarang mengajar Ukraina untuk berperang," papar kata Nick Reynolds, peneliti perang darat di lembaga think tank pertahanan Royal United Services Institute Inggris, kepada Newsweek.

Tidak hanya itu, sambung Reynolds, ada kekurangan besar-besaran personel berpengalaman, dan mereka yang memperoleh pengalaman seringkali tidak menjalani pelatihan taktis ekstensif seperti yang dilakukan pasukan Barat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Indonesia Digetok Tarif...
Indonesia Digetok Tarif Baru Trump 10%, Purbaya: Baik Buat Kita
Blokade Laut Memanas,...
Blokade Laut Memanas, Houthi Gempur 2 Kapal Tanker Arab Saudi di Laut Merah
Iran Dilaporkan Tolak...
Iran Dilaporkan Tolak Mentah-Mentah Proposal Gencatan Senjata AS
Rekomendasi
Sangkal Ada Tren Kenaikan...
Sangkal Ada Tren Kenaikan Lepas Kewarganegaraan, Menkum: Yang Ingin Jadi Warga Negara Lebih Banyak
Lintasan Tokyo Siap...
Lintasan Tokyo Siap Menguji! Simak Jadwal Lengkap dan Live Streaming di VISION+
Daftar 26 Pemain Timnas...
Daftar 26 Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026: Persib dan Persija Terbanyak!
Berita Terkini
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved