Goodbye Buruh Manusia, China Bakal Gunakan Robot AI untuk Kebut Proyek Kereta Cepat

Sabtu, 05 Agustus 2023 - 17:26 WIB
loading...
A A A
Pekerja di Bendungan Yangqu tahun lalu mendapati diri mereka tidak lagi diperlukan karena Universitas Tsinghua menerbitkan makalah yang menyarankan para insinyur dapat menyelesaikan konstruksi pada tahun 2024 hanya dengan menggunakan printer 3D, AI, dan robot untuk menyelesaikan struktur setinggi 590 kaki.

Ambisi tersebut dan lompatan lebih lanjut dalam teknologi AI telah mendorong para insinyur untuk menyarankan bahwa mereka dapat menghasilkan robot dengan kemampuan untuk memasang rel, mengelas, mengecat, dan memeriksa pekerjaan pada sistem kereta berkecepatan tinggi negara tersebut.

China pertama kali meluncurkan pekerja otomatis untuk sistem perkeretaapiannya pada tahun 2018 yang dapat meletakkan rel sepanjang 1,5 kilometer per hari, dan pada tahun 2021 presisi dan tingkat kerja yang diperbarui menghasilkan robot yang dapat menyelesaikan rel sepanjang 2 kilometer sehari. Hal itu diungkap South China Morning Post.

Laporan lain dari Wall Street Journal menyebutkan bahwa China memasang robot di pabrik-pabrik pada tahun 2021 sebanyak yang dilakukan oleh negara-negara lain di dunia, terhitung kurang dari setengah dari semua instalasi robot industri tugas berat pada waktu itu.

Para ahli menyarankan bahwa penurunan tenaga kerja murah di samping kenaikan upah di negara itu telah memaksa pejabat untuk lebih mengandalkan tenaga kerja robot untuk mempertahankan permintaan produksi yang membantu menjadikan China sebagai bagian penting dari rantai pasokan global.

Laporan tentang angka kelahiran yang lebih rendah dari perkiraan tahun ini, serta proyeksi penurunan total populasinya sekitar 100 juta pada tahun 2050 dan 600 juta pada tahun 2100, semakin meningkatkan kebutuhan akan tenaga kerja otomatis yang tahan usia.

Tenaga kerja itu sangat cocok dengan rencana China untuk terus mengembangkan sistem perkeretaapiannya, yang menggunakan struktur yang dikenal sebagai overhead contact system (OCS) yang membantu mengalirkan tenaga listrik ke kereta.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rudal Iran Makin Akurat...
Rudal Iran Makin Akurat Gempur Pangkalan AS, Benar Canggih atau Dibantu Rusia dan China?
Anak 6 Tahun Meninggal...
Anak 6 Tahun Meninggal dalam Uji Coba Rekayasa Gen di China: Bayar Rp14 Miliar, Diinfus Triliunan Virus
Kapal Induk Nuklir George...
Kapal Induk Nuklir George Washington AS Unjuk Kekuatan di Laut China Selatan
Wanita Keturunan China...
Wanita Keturunan China yang Magang di Markas Militer NATO Ditangkap atas Tuduhan Mata-mata
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Klaim China di Perairan...
Klaim China di Perairan Natuna, Pakar Minta Indonesia Pertahankan Kedaulatan
Penyebaran Sangat Cepat,...
Penyebaran Sangat Cepat, Wabah Ebola di RD Kongo Catat 3.200 Kasus dan 1.405 Kematian
Perang Berpotensi Meluas,...
Perang Berpotensi Meluas, Inggris Siap-Siap Hadapi Serangan Iran
Rekomendasi
Cara Islam Mengelola...
Cara Islam Mengelola Konflik Rumah Tangga: Teladan Rasulullah, Fatimah, dan Ali bin Abi Thalib
Angela Tanoesoedibjo...
Angela Tanoesoedibjo Minta Kader Perindo Peka Kondisi Sosial, Singgung Kasus Pencuri Ayam Tewas di Bali
1.404 Orang Lulus IPDN,...
1.404 Orang Lulus IPDN, Tito Dorong Lulusan Ciptakan Kebijakan Berlandaskan Pengetahuan
Berita Terkini
Jeda Perang dan Gencatan...
Jeda Perang dan Gencatan Senjata Selalu Menguntungkan Iran, Ini 4 Alasannya
Tak Mau Tarik Pasukan...
Tak Mau Tarik Pasukan Zionis, Israel Justru Izinkan Tentara Maroko dan Uganda Berjaga di Rafah
Mengapa Pentagon Diam-diam...
Mengapa Pentagon Diam-diam Ubah Jumlah Tentara yang Terluka dan Tewas Akibat Perang Iran?
Eropa Bagai Neraka Akibat...
Eropa Bagai Neraka Akibat Kebakaran Hutan dan Gelombang Panas, Ini 5 Faktanya
Putin Klaim Armada Kapal...
Putin Klaim Armada Kapal Pemecah Es Rusia Tak Memiliki Pesaing
Houthi dan Milisi Irak...
Houthi dan Milisi Irak Kompak Serang Arab Saudi, Riyadh: Agresor Itu Didukung Iran
Infografis
China Siapkan Ribuan...
China Siapkan Ribuan Robot Humanoid untuk Bentuk Dunia Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved