5 Kesalahan Fatal Invasi Rusia di Ukraina, Salah Satunya Terlalu Percaya Diri

Sabtu, 05 Agustus 2023 - 12:02 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: 4 Model Penyiksaan Tentara Rusia kepada Tahanan Ukraina

2. Meremehkan Perlawanan Tentara Ukraina

5 Kesalahan Fatal Invasi Rusia di Ukraina, Salah Satunya Terlalu Percaya Diri

Foto/Reuters

Rusia sangat meremehkan kekuatan perlawanan Ukraina, sebuah langkah yang menurut Clark tidak mengejutkan. "Itu tidak masuk akal untuk meremehkan mereka." Sebelum perang, orang Ukraina sendiri menganggap pemerintah tidak efisien dan korup. Parahnya, peringkat popularitas Zelensky hanya mencapai 27%.

“Jika Anda memberi tahu orang-orang bahwa Zelensky bisa menjadi pemimpin perang terhebat sejak Winston Churchill, orang-orang akan menertawakan Anda,” katanya.

Keputusan Zelensky untuk tetap tinggal di Ukraina, dan pidatonya yang berapi-api disampaikan melalui media sosial, menginspirasi banyak orang Ukraina untuk melawan invasi Rusia.

Tentara Ukraina juga terbukti jauh lebih mudah beradaptasi dari yang diharapkan Rusia. “Rusia pasti meremehkan betapa fleksibelnya militer Ukraina,” kata Clark.

“Sepanjang perang, mereka telah melakukan pekerjaan yang sangat baik dalam menggiring pasukan terbatas mereka ke tempat yang paling dibutuhkan dan tidak menempatkan mereka dalam pertempuran yang sia-sia, seperti yang telah dilakukan Rusia.”

Baca Juga: 4 Alasan Rusia Tingkatkan Anggaran Militer Mencapai Rp1.515 Triliun

3. Mengabaikan NATO

5 Kesalahan Fatal Invasi Rusia di Ukraina, Salah Satunya Terlalu Percaya Diri

Foto/Reuters

Pada Desember 2021, Rusia mengajukan daftar tuntutan ke Barat untuk meredakan ketegangan yang meningkat di Ukraina, termasuk larangan Ukraina memasuki NATO dan pembatasan penempatan pasukan dan senjata ke negara-negara di sisi Timurnya.

Rusia mengharapkan reaksi yang serupa dengan aneksasi Crimea tahun 2014, ketika Amerika Serikat dan Uni Eropa memberlakukan sanksi terhadap Rusia.

Sebaliknya, negara-negara NATO melangkah maju, mengirimkan senjata, amunisi, dan peralatan militer, bersama dengan bantuan miliaran dolar. AS sendiri telah mengirim lebih dari USD24,9 miliar bantuan keamanan ke Ukraina sejak awal invasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ingin Terus Mencengkeram...
Ingin Terus Mencengkeram Kekuasaan, Presiden Ukraina Pecat Menhan
Satria Kumbara, Eks...
Satria Kumbara, Eks Marinir TNI AL yang Jadi Tentara Bayaran Rusia, Dikabarkan Tewas
Teror Drone Ukraina...
Teror Drone Ukraina Kian Efektif, 8 Warga Rusia Tewas
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Rusia: Serangan Drone...
Rusia: Serangan Drone Ukraina Tewaskan Kepala Insinyur Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
AS Mengganas, Hantam...
AS Mengganas, Hantam Iran Bertubi-tubi Bidik Bunker Senjata
Kerap Cekcok, PM Spanyol...
Kerap Cekcok, PM Spanyol Sanchez dan Trump Bakal Hadiri Final Piala Dunia
Rekomendasi
Siapkan Relawan Tangguh...
Siapkan Relawan Tangguh Hadapi Bencana, Gus Muhaimin Resmikan Sigap Bangsa
Pakar Hukum: Penetapan...
Pakar Hukum: Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa Asal Ada 2 Alat Bukti
Wakil Ketua Komisi VIII...
Wakil Ketua Komisi VIII DPR: Integrasi Zakat-Pajak Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Umat
Berita Terkini
Ingin Terus Mencengkeram...
Ingin Terus Mencengkeram Kekuasaan, Presiden Ukraina Pecat Menhan
Satria Kumbara, Eks...
Satria Kumbara, Eks Marinir TNI AL yang Jadi Tentara Bayaran Rusia, Dikabarkan Tewas
Teror Drone Ukraina...
Teror Drone Ukraina Kian Efektif, 8 Warga Rusia Tewas
Kelompok Garis Keras...
Kelompok Garis Keras Iran Klaim Akan Ada Kudeta, Akankah Mojtaba Tumbang?
Houthi Ancam Serang...
Houthi Ancam Serang Infrastruktur Minyak Saudi jika Perang Terus Berlanjut
PM Irak Pernah Ditawari...
PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi
Infografis
8 Negara yang Warganya...
8 Negara yang Warganya Paling Kurus di Dunia, Salah Satunya Jepang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved