7 Negara dengan Bahasa Tersulit di Dunia, dari Mandarin hingga Korea

Rabu, 02 Agustus 2023 - 12:41 WIB
loading...
A A A
Menurut Foreign Services Institute, untuk mempelajari bahasa yang punya 300 juta penutur di seluruh dunia ini diperlukan waktu hingga dua tahun. Bahasa Arab menjadi sulit karena banyaknya dialek dan kosakata. Bahkan untuk unta saja terdapat sekitar 200 sinonim.

Hal tersebut semakin dipersulit dengan gaya penulisan dari kanan ke kiri yang tidak umum untuk kebanyakan orang.

3. Bahasa Jepang


Bahasa yang diucapkan oleh lebih dari 125 juta orang ini adalah satu-satunya bahasa resmi di Negeri Sakura. Selain itu, bahasa ini juga terisolasi, yang berarti tidak berhubungan dengan bahasa lain di dunia.

Bahasa Jepang dianggap sulit karena struktur kalimatnya, ribuan huruf kanji, dan lusinan dialek. Selain itu, di Jepang, penggunaan bahasa sangat diperhatikan kepada siapa mereka berbicara, sehingga ada muncul bahasa untuk penggunaan formal dan penggunaan biasa.

4. Bahasa Polandia


Meskipun menggunakan aksara latin, Bahasa Polandia yang punya sekitar 50 juta penutur dikenal sebagai bahasa yang membingungkan dan sulit dipelajari.

Karena dalam bahasa ini terdapat beberapa huruf tambahan dan sangat bergantung dengan konsonan, sehingga akan sulit dalam hal penuturan. Dibutuhkan sekitar satu bulan lebih bagi orang Inggris untuk mempelajari Bahasa Polandia.

5. Bahasa Rusia


Bahasa Rusia merupakan salah satu bahasa Eropa yang paling populer dengan lebih dari 150 penutur. Sulitnya mempelajari bahasa ini disebabkan oleh aturan tata bahasa yang berbeda pada umumnya, bahkan seperti penulisan novel yang kaya akan diksi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
Gaikindo Minta Stimulus...
Gaikindo Minta Stimulus Semua Jenis Kendaraan, Tak Hanya Mobil Listrik
Pesawat Pembawa Penerjun...
Pesawat Pembawa Penerjun Payung Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Iran Ekspor 40 Juta...
Iran Ekspor 40 Juta Barel Minyak Sejak Teken MoU dengan AS, Harga Dinaikkan 20%
Rekomendasi
Kasus Dugaan Korupsi...
Kasus Dugaan Korupsi BP2TD Mempawah Dilimpahkan ke Polri, CBA: Percepat Penanganan
Jokowi Pasti Hadir ke...
Jokowi Pasti Hadir ke Persidangan dan Tunjukkan Ijazah
Sidang Dokter Tifa Memanas,...
Sidang Dokter Tifa Memanas, Kuasa Hukum Protes JPU Belum Serahkan Berkas BAP
Berita Terkini
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Kiper Palestina Saleem...
Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas Dibunuh Tentara Israel di Gaza
130 Orang Ditangkap...
130 Orang Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Para Pejabat Berbagai Kementerian
Rusia Balas Dendam!...
Rusia Balas Dendam! Rudal dan Drone Gempur Ukraina, 11 Orang Tewas
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Gempa Kembar Venezuela...
Gempa Kembar Venezuela Tewaskan 2.295 Orang: Mirip Zona Perang, Bau Mayat Menyengat
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved