Nilai Patriotisme Memudar, Veteran Militer AS Meminta Anggota Keluarganya Tidak Menjadi Tentara

Selasa, 01 Agustus 2023 - 08:44 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: Trump Klaim Bisa Menang pada Pemilu 2024

Demikian pula, perwira Angkatan Udara AS Ernest Nisperos memutuskan bahwa dia tidak ingin anak-anaknya bergabung dengan militer setelah menyadari kerugian yang ditimbulkan oleh penempatannya. Salah satu putrinya, Sky Nisperos, mengatakan bahwa setelah bertahun-tahun bermimpi mengikuti ayah dan kakeknya ke dinas militer, dia malah menjadi desainer grafis.

Satu peristiwa yang melekat di benaknya datang selama perjalanan keluarga tahun 2019 ke Disneyland setelah ayahnya kembali dari penugasan ke Afghanistan. Selama pertunjukan kembang api malam, dia meringkuk karena trauma sementara keluarganya menyaksikan pesta kembang api.

Berkurangnya antusiasme untuk wajib militer di kalangan veteran merupakan tren yang meresahkan bagi Pentagon karena sebagian besar pasukan baru berasal dari keluarga militer. Faktanya, hampir 80% rekrutan Angkatan Darat AS memiliki anggota keluarga yang pernah bertugas di militer.

Angkatan Darat turun 25% dari kuota perekrutannya tahun lalu dan memperkirakan kekurangan serupa untuk tahun 2023. Angkatan Laut, yang menargetkan hampir 38.000 wajib militer tahun ini, dilaporkan mungkin kehilangan target sebanyak 10.000 tahun ini setelah membukukan 3.000 -merekrut kekurangan pada tahun 2022.

Pentagon menghadapi kumpulan perekrutan yang dangkal, mengingat lebih dari tujuh dari sepuluh pemuda Amerika dibuat tidak memenuhi syarat untuk dinas militer karena masalah seperti obesitas, penggunaan narkoba, dan penyakit mental. WSJ mengutip jajak pendapat Pentagon yang menunjukkan bahwa hanya 9% dari anak berusia 16 hingga 21 tahun yang akan mempertimbangkan untuk bergabung dengan militer, turun dari 13% sebelum pandemi Covid-19.

Laporan tentang perumahan yang buruk, perawatan medis di bawah standar, dan kekerasan fisik berkontribusi pada masalah ini, catat WSJ. Perjuangan keuangan juga memprihatinkan, sebagaimana tercermin dari fakta bahwa lebih dari 20.000 tentara aktif menerima kupon makanan untuk menjaga keluarga mereka agar tidak kelaparan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Kisah Anjing Lucu Curi...
Kisah Anjing Lucu Curi Perhatian selama Piala Dunia 2026, Punya Arti Spesial buat Pemiliknya
Rekomendasi
Pecahkan Rekor Piala...
Pecahkan Rekor Piala Dunia, Gol Bersejarah Lionel Messi Tuai Perdebatan
Tim Hukum Merah Putih:...
Tim Hukum Merah Putih: Tawaran RJ untuk Roy Suryo dan Dokter Tifa Bukan Ajakan Jokowi
Adhyaksa FC Pindah Homebase...
Adhyaksa FC Pindah Homebase ke Kalimantan Tengah, Buka Peluang Ganti Nama Jadi Kalteng FC
Berita Terkini
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved