Junta Militer Tuding Prancis Akan Serang Niger demi Selamatkan Presiden yang Dikudeta
Senin, 31 Juli 2023 - 19:05 WIB
loading...
A
A
A
Deby mengatakan dia telah bertemu Bazoum dan pemimpin kudeta Jenderal Abdourahamane Tiani untuk mencari cara "untuk menemukan solusi damai," tanpa merinci lebih jauh.
Dalam pidato di televisi negara, Kolonel Amadou Abdramane, salah satu komplotan kudeta, mengatakan pemerintah yang digulingkan telah memberi wewenang kepada Prancis untuk melakukan serangan terhadap kepresidenan melalui pernyataan yang ditandatangani oleh menteri luar negeri Bazoum, Hassoumi Massoudou, yang bertindak sebagai perdana menteri.
Abdramane tidak merinci serangan apa dan tidak memberikan bukti apa pun untuk mendukung pernyataannya. Massoudou tidak dapat dihubungi melalui telepon.
Baca Juga: ECOWAS: Akhiri Kudeta Niger atau Hadapi Aksi Militer
Junta militer sebelumnya memperingatkan upaya asing untuk mengekstraksi Bazoum, dengan mengatakan itu akan mengakibatkan pertumpahan darah dan kekacauan.
Pengambilalihan tersebut juga menimbulkan kekhawatiran tentang keamanan di wilayah tersebut. Pasukan Prancis dan asing lainnya ditempatkan di Niger untuk membantu tentara melawan militan Islam yang telah menyebar ke seluruh Sahel.
Dalam pidato di televisi negara, Kolonel Amadou Abdramane, salah satu komplotan kudeta, mengatakan pemerintah yang digulingkan telah memberi wewenang kepada Prancis untuk melakukan serangan terhadap kepresidenan melalui pernyataan yang ditandatangani oleh menteri luar negeri Bazoum, Hassoumi Massoudou, yang bertindak sebagai perdana menteri.
Abdramane tidak merinci serangan apa dan tidak memberikan bukti apa pun untuk mendukung pernyataannya. Massoudou tidak dapat dihubungi melalui telepon.
Baca Juga: ECOWAS: Akhiri Kudeta Niger atau Hadapi Aksi Militer
Junta militer sebelumnya memperingatkan upaya asing untuk mengekstraksi Bazoum, dengan mengatakan itu akan mengakibatkan pertumpahan darah dan kekacauan.
Pengambilalihan tersebut juga menimbulkan kekhawatiran tentang keamanan di wilayah tersebut. Pasukan Prancis dan asing lainnya ditempatkan di Niger untuk membantu tentara melawan militan Islam yang telah menyebar ke seluruh Sahel.
Lihat Juga :