3 Negara Pemilik Pesawat Pengebom Terbanyak, Salah Satunya Sedang Perang

Jum'at, 28 Juli 2023 - 13:19 WIB
loading...
3 Negara Pemilik Pesawat...
Pesawat pengebom strategis B-52H Stratofortress milik Amerika Serikat. Selain Amerika, Rusia dan China juga memiliki pesawat pengebom. Foto/Tech Sgt. Robert Horstman/US Air Force
A A A
JAKARTA - Ada tiga negara yang memiliki pesawat pengebom (bomber) terbanyak di dunia. Salah satunya adalah Rusia, negara bersenjata nuklir yang saat ini sedang berperang melawan Ukraina.

Bagi negara berkekuatan nuklir, pesawat pengebom menjadi salah satu andalan untuk triad nuklir mereka.

Dengan pesawat jenis ini, mereka bisa menyerang musuh dengan rudal berhulu ledak nuklir yang memiliki jangkauan tembak ribuan kilometer.

Baca Juga: Rusia Coba Lenyapkan Pangkalan Jet Tempur Ukraina yang Luncurkan Rudal Storm Shadow


3 Negara Pemilik Pesawat Pengebom Terbanyak


Mengutip data World Directory of Modern Military Aircraft (WDMA), Jumat (28/7/2023), hanya ada tiga negara di dunia yang memiliki pesawat pengebom.

1. Amerika Serikat


Jumlah: 152

-Pesawat Pengebom Strategis B-52: 74
-Pesawat Pengebom Strategis B-1B: 59
-Pesawat Pengebom Strategis B-2: 19


2. Rusia


Jumlah: 121

-Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M/M3/M3M: 59
-Pesawat Pengebom Patroli Maritim/Serang Tu-95MS/MSM: 47
-Pesawat Pengebom Strategis Tu-160: 15


3. China


Jumlah: 120

-Pesawat Pengebom Strategis H-6/E/F/H/K: 120
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Trump: Iran Sudah Tamat!
Trump: Iran Sudah Tamat!
Rekomendasi
Ombudsman Mengaku Dihalang-halangi...
Ombudsman Mengaku Dihalang-halangi saat Sidak Lapas Kelas IIA Cibinong
Di Dua Waktu Istimewa...
Di Dua Waktu Istimewa Ini, Malaikat Pengawas Saling Bertemu
Perkuat Akuntabilitas...
Perkuat Akuntabilitas Keuangan Daerah, BSKDN Libatkan Akademisi dalam Validasi IPKD
Berita Terkini
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Infografis
Profil Jenderal Bintang...
Profil Jenderal Bintang 3 Polri, Salah Satunya The Next Kapolri?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved