Rusia Coba Lenyapkan Pangkalan Jet Tempur Ukraina yang Luncurkan Rudal Storm Shadow

Jum'at, 28 Juli 2023 - 08:55 WIB
loading...
Rusia Coba Lenyapkan...
Pangkalan Udara Starokostiantyniv di Ukraina jadi target serangan rudal jelajah Rusia pada Rabu malam. Foto/REUTERS
A A A
KYIV - Militer Rusia berupaya melenyapkan pangkalan udara utama Ukraina yang menjadi markas jet tempur Su-24 pembawa rudal Storm Shadow.

Menurut Angkatan Udara Ukraina, yang dilansir Insiderpada Jumat (28/7/2023), upaya militer Moskow itu dilakukan dengan rentetan serangan rudal jelajah pada Rabu malam lalu.

Juru bicara Komando Angkatan Udara Ukraina Yuriy Inhat mengatakan di Telegram bahwa Rusia telah melancarkan serangan besar-besaran ke Pangkalan Udara Starokostiantyniv di Khmelnytskyi, Ukraina barat.

Baca Juga: Militer Ukraina Tembak Jatuh 36 Rudal Jelajah Rusia

Secara total, kata Inhat, pertahanan udara Ukraina menembak jatuh 36 rudal jelajah.

Kemudian dalam siaran televisi, dia menambahkan bahwa beberapa drone "bunuh diri" Shahed-136 yang ditujukan ke pangkalan utama itu juga dihancurkan.

Namun, imbuh Inhat, beberapa kerusakan terjadi di pangkalan tersebut akibat hantaman empat rudal Kinzhal yang diluncurkan dari jet tempur MiG-31K Rusia.

Dia tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang tingkat kerusakan pada pangkalan udara tersebut. Klaimnya juga belum bisa diverifikasi secara independen.

Tingkat kerusakan adalah pertanyaan penting. Starokostiantyniv, menurut Forbes, adalah pangkalan satu-satunya resimen yang menerbangkan pesawat Su-24 yang membawa rudal Storm Shadow pasokan Inggris.

Serangan besar berpotensi melumpuhkan apa yang diyakini sebagai satu-satunya cara Ukraina saat ini untuk meluncurkan rudal dari udara, kemungkinan besar membatasi kemampuan Ukraina untuk menyerang jauh melampaui garis depan.

Storm Shadow, juga dikenal sebagai SCALP, telah disebut-sebut sebagai pengubah permainan untuk serangan balik Ukraina—mengingat kemampuannya mengelak, penargetan yang tepat, dan jangkauannya yang mencapai 155 mil.

Meskipun Ukraina belum mengungkapkan target yang telah dihantam dengan rudal tersebut, beberapa serangan jauh di dalam wilayah yang dikuasai Rusia—tidak mudah untuk menyerang dengan cara lain—telah dikaitkan dengan rudal tersebut.

Blogger militer Rusia, Rybar, mengeklaim bahwa empat Storm Shadow menyerang sasaran di Crimea pada hari Senin, termasuk depot perbaikan kendaraan militer utama Rusia.

Klaim Rybar belum bisa diverifikasi secara independen, meskipun otoritas setempat mengumumkan evakuasi di daerah tersebut.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
Dobrak Tradisi, Raja...
Dobrak Tradisi, Raja Charles Ungkap Bayar Tagihan Pajak Rp306 Miliar Setahun
Rekomendasi
Benarkah Fruktosa dalam...
Benarkah Fruktosa dalam Buah Bisa Memicu Asam Urat? Ini Penjelasan Guru Besar IPB
Inilah Alasan XLSMART...
Inilah Alasan XLSMART Tanam Ratusan Menara 5G di IKN
Klasemen Akhir Grup...
Klasemen Akhir Grup H Piala Dunia 2026: Dongeng Cape Verde Baru Dimulai!
Berita Terkini
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
Infografis
Perbandingan Jet Tempur...
Perbandingan Jet Tempur J-15 China dan F-15 Jepang, Mana Lebih Hebat?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved