Ranjau Darat Rusia Paling Ditakuti Tentara Ukraina

Jum'at, 28 Juli 2023 - 03:41 WIB
loading...
A A A
"Ranjau menghentikan kecepatan gerak maju karena kami harus bekerja dengan sangat hati-hati," kata Oleksandr, salah satu tentara penyapu dari sejumlah pelatihan penjinak ranjau di sebuah lokasi di wilayah tenggara Zaporizhzhia yang menurut militer Kyiv tidak diungkapkan kepada Reuters.

Oleksandr, yang menggunakan tanda panggil Ahli Agronomi, mengatakan standar NATO memungkinkan satu orang untuk maju tujuh meter persegi dalam waktu empat jam.

"Bisakah kamu bayangkan itu? Namun, bukan itu masalahnya di sini," dia berkata.

Ukraina telah merebut kembali serangkaian desa tetapi tidak ada kota besar sejak melancarkan serangan balasannya di selatan dan timur yang diduduki Rusia pada awal Juni. Presiden Volodymyr Zelenskiy mengakui kemajuan lebih lambat dari yang diinginkan.

Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan pada hari Kamis bahwa serangan Ukraina di selatan telah meningkat. Beberapa jam sebelumnya, Zelenskiy menggembar-gemborkan "hasil yang sangat bagus" dari depan, tanpa memberikan rincian.

Sebelum serangan balasan dimulai, pasukan pendudukan Rusia di front selatan sempat menggali parit dan meletakkan barikade "gigi naga", parit anti-tank, dan ranjau.

Baca Juga: HRW Ungkap Bukti Baru Ukraina Gunakan Ranjau Darat Terlarang
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
Ukraina Ngamuk, Serang...
Ukraina Ngamuk, Serang 21 Kapal Tanker Minyak Rusia
Ukraina Tidak Akan Produksi...
Ukraina Tidak Akan Produksi Rudal Patriot meski Trump Beri Lisensi, Ini 3 Alasannya
Ukraina Menggila, Pertahanan...
Ukraina Menggila, Pertahanan Udara Rusia Hancurkan 5.000 Drone dalam Sepekan
Saat Hadapi Invasi Drone...
Saat Hadapi Invasi Drone Ukraina, Rusia Deklarasikan Perang Melawan NATO
3 Kali Serangan Rudal...
3 Kali Serangan Rudal Rusia ke Kyiv dalam Sepekan, Ukraina Makin Tak Berdaya?
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Hilang dari Radar, Pesawat...
Hilang dari Radar, Pesawat Boeing 737 Ditemukan Hancur di Laut Arab
Israel Hancurkan 90%...
Israel Hancurkan 90% Wilayah Gaza, Runtuhkan Banyak Bangunan di Masa Gencatan Senjata
Rekomendasi
Febrie Adriansyah Dicegah...
Febrie Adriansyah Dicegah ke Luar Negeri
Jarwo Kwat Kenang Temon:...
Jarwo Kwat Kenang Temon: Pelawak yang Tak Pernah Marah dan Selalu Menghibur
BNPB Sebut 3 Daerah...
BNPB Sebut 3 Daerah di Pulau Jawa Dilanda Karhutla, Ini Lokasinya
Berita Terkini
4 Alasan Krisis Selat...
4 Alasan Krisis Selat Hormuz Tak Bisa Diselesaikan melalui Perang
Saling Serang dan Ancam,...
Saling Serang dan Ancam, Perang AS dan Iran Bisa Berlarut-larut selama Berbulan-bulan
Peta Politik Malaysia...
Peta Politik Malaysia Terus Berubah Warna, PM Anwar Ibrahim Kian Tersudut
Mengapa Para Pemimpin...
Mengapa Para Pemimpin Iran Masih Berbeda Pandangan terkait Selat Hormuz?
Siapa Hamad bin Khalifa...
Siapa Hamad bin Khalifa Al Thani? Pemimpin yang Meningkatkan PDB Qatar hingga 24 Kali Lipat
Hakim Perempuan Muslim...
Hakim Perempuan Muslim Ini Diancam Dibunuh setelah Menghukum Para Penjaga Sapi
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved