Singapura Eksekusi Mati Perempuan dalam 20 Tahun Terakhir

Kamis, 27 Juli 2023 - 23:50 WIB
loading...
Singapura Eksekusi Mati...
Singapura akan mengeksekusi mati terpidana narkoba. Foto/Reuters
A A A
SINGAPURA - Singapura dijadwalkan mengeksekusi seorang wanita untuk pertama kalinya dalam hampir 20 tahun. Terpidana itu adalah Saridewi Djamani, 45, warga negara Singapura, dinyatakan bersalah karena memperdagangkan 30 g heroin pada tahun 2018.

Saridewi akan menjadi terpidana narkoba kedua yang dieksekusi dalam tiga hari, setelah sesama warga Singapura Mohd Aziz bin Hussain, dan yang ke-15 sejak Maret 2022.

Singapura memiliki beberapa undang-undang anti-narkoba terberat di dunia, yang katanya diperlukan untuk melindungi masyarakat.

Aziz dihukum karena memperdagangkan 50 gram heroin. Di bawah hukum Singapura, hukuman mati dapat diterapkan untuk perdagangan lebih dari 15 gram heroin dan lebih dari 500 gram ganja.

Baca Juga: Pertama dalam 20 Tahun Singapura Akan Eksekusi Mati Seorang Wanita

Biro Narkotika Pusat Singapura (CNB) mengatakan Aziz diberikan "proses hukum penuh", dan bandingnya terhadap vonis dan hukumannya dibatalkan pada 2018.

Pada bulan April, warga Singapura lainnya, Tangaraju Suppiah, dieksekusi karena memperdagangkan 1kg ganja yang tidak pernah dia sentuh. Pihak berwenang mengatakan dia mengoordinasikan penjualan melalui ponsel.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
6 Jet Tempur Canggih...
6 Jet Tempur Canggih yang Bakal Panaskan Langit ASEAN: F-35 Singapura hingga Rafale Indonesia
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN, Termasuk Kapal Malaysia yang Batal Miliki NSM
Meski Fokus Perang Iran,...
Meski Fokus Perang Iran, AS Tak Akan Berpaling dari Asia Pasifik
Menhan AS Tegaskan Tak...
Menhan AS Tegaskan Tak akan Lagi Subsidi Negara-negara Kaya
4 Upaya Penyelundupan...
4 Upaya Penyelundupan Narkoba ke Lapas dan Rutan Salemba Digagalkan, Disembunyikan di Organ Intim hingga Botol Obat
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Heboh Bendera Saudi...
Heboh Bendera Saudi Tak Diletakkan di Atas Rumput Selama Laga Piala Dunia, Kenapa?
Rekomendasi
Biaya Haji Tahun 2027...
Biaya Haji Tahun 2027 Turun? Begini Penjelasan Kemenhaj
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Dikhianati Suami, Shiena...
Dikhianati Suami, Shiena Bangkit Bongkar Perselingkuhan di Microdrama V+Short Replaceable
Berita Terkini
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Infografis
Tunjangan Beasiswa LPDP...
Tunjangan Beasiswa LPDP Dalam Negeri Tahun 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved