Pertama dalam 20 Tahun Singapura Akan Eksekusi Mati Seorang Wanita
Selasa, 25 Juli 2023 - 23:46 WIB
loading...
Pertama dalam 20 tahun, Singapura akan mengeksekusi mati seorang wanita. Foto/Ilustrasi
A
A
A
SINGAPURA - Singapura akan mengeksekusi seorang wanita untuk pertama kalinya dalam hampir 20 tahun pada hari Jumat mendatang. Itu adalah salah satu dari dua eksekusi yang direncanakan untuk minggu ini.
Menurut Transformative Justice Collective (TJC), lembaga yang melacak kasus hukuman mati, Saridewi Djamani, warga negara Singapura, dijatuhi hukuman mati pada tahun 2018 setelah dinyatakan bersalah memiliki sekitar 30g heroin untuk tujuan perdagangan.
Jika diteruskan, para aktivis yakin dia akan menjadi wanita pertama yang dieksekusi di Singapura sejak 2004 ketika Yen May Woen, seorang penata rambut berusia 36 tahun, digantung karena perdagangan narkoba.
Menurut TJC, Mohd Aziz bin Hussain, seorang pria Melayu Singapura berusia 56 tahun, telah diberitahu bahwa dia akan dieksekusi pada hari Rabu. Dia dijatuhi hukuman mati pada 2018 setelah dinyatakan bersalah memperdagangkan sekitar 50 gram heroin.
Baca Juga: Seah Kian Peng Dinominasikan Jadi Ketua DPR Singapura
Singapura memiliki beberapa undang-undang narkoba paling ketat di dunia dan telah menuai kritik internasional dalam beberapa tahun terakhir atas eksekusi para tahanan yang dihukum karena pelanggaran narkoba.
Menurut Transformative Justice Collective (TJC), lembaga yang melacak kasus hukuman mati, Saridewi Djamani, warga negara Singapura, dijatuhi hukuman mati pada tahun 2018 setelah dinyatakan bersalah memiliki sekitar 30g heroin untuk tujuan perdagangan.
Jika diteruskan, para aktivis yakin dia akan menjadi wanita pertama yang dieksekusi di Singapura sejak 2004 ketika Yen May Woen, seorang penata rambut berusia 36 tahun, digantung karena perdagangan narkoba.
Menurut TJC, Mohd Aziz bin Hussain, seorang pria Melayu Singapura berusia 56 tahun, telah diberitahu bahwa dia akan dieksekusi pada hari Rabu. Dia dijatuhi hukuman mati pada 2018 setelah dinyatakan bersalah memperdagangkan sekitar 50 gram heroin.
Baca Juga: Seah Kian Peng Dinominasikan Jadi Ketua DPR Singapura
Singapura memiliki beberapa undang-undang narkoba paling ketat di dunia dan telah menuai kritik internasional dalam beberapa tahun terakhir atas eksekusi para tahanan yang dihukum karena pelanggaran narkoba.
Lihat Juga :