3 Fakta Jenderal Omar Tchiani, Komandan Pengawal Presiden Niger yang Memimpin Kudeta

Kamis, 27 Juli 2023 - 22:13 WIB
loading...
A A A
Ironisnya, dia memimpin unit yang melawan upaya kudeta di negara itu pada Maret 2021, ketika sebuah unit militer mencoba merebut istana presiden beberapa hari sebelum Bazoum yang baru saja terpilih, akan dilantik.

Pemilihan Barzoum menandai pemindahan kekuasaan pertama yang damai dan demokratis di Niger sejak kemerdekaannya dari Prancis pada tahun 1960. Begitu dia menjabat, dia menjadikan sang jenderal sebagai kepala pengawal presiden, sebuah unit khusus yang terdiri dari sekitar 2.000 tentara.

Baca Juga: Paspampres Kudeta, Gulingkan Presiden Niger Mohamed Bazoum

2. Belum Diketahui Motif Kudeta

"Motivasi di balik Tchiani mempelopori kudeta masih belum jelas, tetapi ada desas-desus bahwa presiden yang digulingkan ingin memberhentikannya hanya beberapa hari yang lalu," kata Paul Melly, pakar Niger di lembaga pemikir Chatham House yang berbasis di London, kepada Al Jazeera.

Ada juga spekulasi bahwa ini mungkin karena usia sang jenderal, yaitu 62 tahun, atau dugaan ketidakpuasan di antara beberapa elemen tentara termasuk di dalam pengawal presiden.

Al Jazeera tidak dapat memverifikasi spekulasi ini secara independen.

Alasan lain yang mungkin, kata Melly, adalah bahwa Bazoum ingin "menandai dirinya sendiri" dari kepresidenan Issoufou dengan mengubah komposisi pengawal presiden, termasuk mengganti Tchiani.

Pada hari Rabu, setelah tentara Tchiani menahan Bazoum, ada negosiasi antara dia dan sang jenderal yang akhirnya gagal membuahkan hasil.

Menurut laporan lokal, Tchiani dapat ditunjuk sebagai kepala dewan militer transisi dalam beberapa jam, sebuah klaim yang juga tidak dapat diverifikasi oleh Al Jazeera.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Israel Bunuh 3 Tentara...
Israel Bunuh 3 Tentara Lebanon, Presiden Aoun Murka
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Trump Sebut Kesepakatan...
Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran
Nah, Trump Tiba-Tiba...
Nah, Trump Tiba-Tiba Bilang Tak Adil bagi Iran Tidak Punya Rudal Balistik
Rekomendasi
ENHYPEN Siap Comeback...
ENHYPEN Siap Comeback Agustus 2026, Proyek Perdana Usai Heeseung Keluar
OveerPOS Dorong Efisiensi...
OveerPOS Dorong Efisiensi Bisnis lewat Integrasi Transaksi dan Pajak
Haul Akbar Ulama Betawi...
Haul Akbar Ulama Betawi Digelar di Monas Besok, Catat Rekayasa Lalu Lintas dan Rute Alternatifnya
Berita Terkini
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved