Taliban Afghanistan Serukan Pelarangan Dasi, Dianggap Simbol Salib Kristen

Kamis, 27 Juli 2023 - 21:15 WIB
loading...
Taliban Afghanistan...
Pejabat pemerintah Taliban Afghanistan mengutuk pemakaian dasi. Foto/tolo
A A A
KABUL - Seorang pejabat pemerintah Taliban Afghanistan mengutuk pemakaian dasi. Dia menganggap dasi adalah tanda salib Kristen dan karenanya harus disingkirkan dari masyarakat.

Kepala Direktorat Undangan dan Bimbingan Taliban Mohammad Hashim Shaheed Wror membuat komentarnya pada Rabu (26/7/2023) dalam pidato yang disiarkan oleh TV Tolo Afghanistan.



Dia mengaku marah ketika dia pergi ke rumah sakit dan tempat profesional lainnya serta melihat seorang dokter atau insinyur Muslim Afghanistan mengenakan dasi.

“Sejarah dasi sudah jelas dalam Islam,” ujar Wror. “Apa itu dasi? Itu adalah salib. Salib terlihat seperti ini. Diperintahkan dalam Syariah bahwa Anda harus menghancurkannya dan menghilangkannya.”

Direktorat Undangan dan Bimbingan bertugas membimbing warga Afghanistan tentang perilaku Islami yang benar menurut versi Taliban.

Wror juga mencontohkan dasi yang dikenakan presenter televisi. “Salib adalah simbol orang kafir,” ujar dia.

Baca juga: Drone AS Kunci Senjata pada Jet Tempur Rusia, Suar Terpaksa Dilepas

Dia menambahkan, “Salib adalah simbol kemartiran Yesus. Mereka mengatakan Yesus disalib seperti ini.”

Taliban memiliki sejarah kontrol sosial yang ketat tetapi belum memberlakukan pembatasan pakaian apa pun pada laki-laki sejak merebut kembali kekuasaan pada Agustus 2021.

Perempuan diharuskan menutup diri dengan burka atau jilbab saat pergi ke tempat umum. Pemerintah mengumumkan pada Selasa bahwa salon kecantikan harus ditutup di bawah larangan yang diberlakukan awal bulan ini.

Mantan Presiden Ashraf Ghani, kepala negara terakhir negara itu selama pendudukan AS di Afghanistan, dikenal mengenakan shalwar kameez tradisional di Kabul dan sering mengenakan jas dan dasi Barat saat bepergian ke luar negeri.

Dia melarikan diri dari negara itu, diduga dengan empat mobil dan helikopter penuh uang tunai, ketika Taliban merebut Kabul selama kekacauan penarikan personel AS dari negara itu.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Siapa Nasire Best? Tersangka...
Siapa Nasire Best? Tersangka Penyerangan Gedung Putih yang Mengaku sebagai Yesus Kristus
Tersangka Penembakan...
Tersangka Penembakan Dekat Gedung Putih Ditembak Mati, Meyakini Dirinya Yesus
Hukum Baru Taliban:...
Hukum Baru Taliban: Diamnya Gadis Perawan Berarti Persetujuan untuk Menikah
Demam Piala Dunia, Patung...
Demam Piala Dunia, Patung Ikonik Yesus Sang Penebus di Brasil Diselimuti Jersey Samba
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Mencapai 920 Orang, Pencarian Korban Masih Berlangsung
Acuhkan Trump, Iran...
Acuhkan Trump, Iran Tak Kirim Delegasi ke Qatar untuk Berunding
Rekomendasi
Polri Kini Punya 54...
Polri Kini Punya 54 Jenderal Baru pada 2026 usai Kapolri Berikan Kenaikan Pangkat
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa FEB UNIS Tangerang dengan Edukasi Investasi Syariah dan Pelindungan Konsumen
Guru Bisa Dapat Bantuan...
Guru Bisa Dapat Bantuan Pendidikan S1/D4, Cek Syarat dan Cara Daftarnya
Berita Terkini
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Media Asing Soroti Nasib...
Media Asing Soroti Nasib Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara: Eks Bos Gojek yang Dinyatakan Korupsi
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Infografis
Sepak Terjang Dewas...
Sepak Terjang Dewas Danantara Tony Blair Dianggap Zionis Sejati
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved