Spanyol pada Turki: Hagia Sophia Harus Tetap Jadi Warisan Budaya Dunia
Selasa, 28 Juli 2020 - 21:14 WIB
loading...
Spanyol mengatakan, meski statusnya telah berubah, penting bagi Turki untuk tetap memastikan bahwa Hagia Sophia adalah bagian dari warisan global umat manusia. Foto/REUTERS
A
A
A
MADRID - Spanyol mengatakan, meski statusnya telah berubah, penting bagi Turki untuk tetap memastikan bahwa Hagia Sophia adalah bagian dari warisan global umat manusia. Status Hagia Sophia telah resmi berubah menjadi masjid pada pekan lalu.
"Bagi kami, penting agar semangat monumen Hagia Sophia yang agung ini dipertahankan," ucap Menteri Luar Negeri Spanyol, Arancha Gonzalez saat melakukan konferensi pers dengan Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu, seperti dilansir Reuters pada Selasa (28/7/2020).
( Baca juga: Erdogan, Hagia Sophia, dan Neo-Ottomanisme )
Sementara itu, sebelumnya Presiden Badan Urusan Agama (Diyanet) Turki, Ali Erbas memberikan sinyal tentang pendirian madrasah di Hagia Sophia saat khutbah salat Jumat perdana setelah 86 tahun.
"Di Masjid Hagia Sophia saya berharap banyak orang berdoa dan belajar pengetahuan agama. Kami akan mencoba membuat ekosistem belajar di setiap sudut sebagai fungsi madrasah seperti di Hagia Sophia masa lalu," kata Ali Erbas.
( Baca juga: Presiden Badan Urusan Agama Turki Beri Sinyal Pendirian Madrasah di Hagia Sophia )
Secara historis, masjid-masjid pada masa Kesultanan Utsmani juga merupakan sekolah. Itu merupakan tradisi besar dunia akademik Islam. Namun mengalami penurunan karena dalam perkembangannya stagnan.
"Bagi kami, penting agar semangat monumen Hagia Sophia yang agung ini dipertahankan," ucap Menteri Luar Negeri Spanyol, Arancha Gonzalez saat melakukan konferensi pers dengan Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu, seperti dilansir Reuters pada Selasa (28/7/2020).
( Baca juga: Erdogan, Hagia Sophia, dan Neo-Ottomanisme )
Sementara itu, sebelumnya Presiden Badan Urusan Agama (Diyanet) Turki, Ali Erbas memberikan sinyal tentang pendirian madrasah di Hagia Sophia saat khutbah salat Jumat perdana setelah 86 tahun.
"Di Masjid Hagia Sophia saya berharap banyak orang berdoa dan belajar pengetahuan agama. Kami akan mencoba membuat ekosistem belajar di setiap sudut sebagai fungsi madrasah seperti di Hagia Sophia masa lalu," kata Ali Erbas.
( Baca juga: Presiden Badan Urusan Agama Turki Beri Sinyal Pendirian Madrasah di Hagia Sophia )
Secara historis, masjid-masjid pada masa Kesultanan Utsmani juga merupakan sekolah. Itu merupakan tradisi besar dunia akademik Islam. Namun mengalami penurunan karena dalam perkembangannya stagnan.
(esn)
Lihat Juga :