Rusia Menolak Kembali ke Kesepakatan Biji-bijian Laut Hitam
Rabu, 26 Juli 2023 - 03:40 WIB
loading...
Rusia menolak kembali ke kesepakatan biji-bijian Laut Hitam. Foto/Ilustrasi
A
A
A
MOSKOW - Rusia menolak seruan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres agar Moskow bergabung kembali ke kesepakatan ekspor biji-bijian Laut Hitam. Kremlin mengatakan Rusia tidak mungkin kembali ke kesepakatan sampai kesepakatan terkait dengan kepentingan Rusia dihormati.
Sebelumnya pada hari Senin, Guterres mendesak Rusia untuk melanjutkan mengizinkan Ukraina mengekspor biji-bijian dengan aman dari pelabuhannya meskipun Rusia menjalankan apa yang disebut sebagai "operasi militer khusus", sejalan dengan proposal yang dia buat kepada Presiden Vladimir Putin.
Tetapi Kremlin menyatakan proposal Guterres tidak menjawab keluhan utamanya: bahwa tidak ada kemajuan dalam kesepakatan terkait yang dirancang untuk memfasilitasi ekspor makanan dan pupuk Rusia di tengah sanksi Barat yang diberlakukan sebagai tanggapan atas perang.
Baca Juga: Putin: Afrika Hampir Tak Dapat Apa-apa dari Kesepakatan Biji-bijian Ukraina
"Memang, surat Tuan Guterres sekali lagi menetapkan semacam rencana aksi dan berisi janji bahwa pada titik tertentu akan memungkinkan untuk menerapkan bagian Rusia dari pengaturan ini," kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov kepada wartawan.
"Sayangnya, saat ini tidak mungkin untuk kembali ke kesepakatan karena (perjanjian terkait Rusia) tidak dilaksanakan, dan secara de facto tidak pernah dilaksanakan," sambungnya seperti dikutip dari Reuters, Rabu (26/7/2023).
Bagaimanapun, Peskov mengatakan Putin telah menjelaskan, bahwa Moskow akan siap untuk menghidupkan kembali kesepakatan ketika memorandum terkait dengan Rusia dipenuhi.
Sebelumnya pada hari Senin, Guterres mendesak Rusia untuk melanjutkan mengizinkan Ukraina mengekspor biji-bijian dengan aman dari pelabuhannya meskipun Rusia menjalankan apa yang disebut sebagai "operasi militer khusus", sejalan dengan proposal yang dia buat kepada Presiden Vladimir Putin.
Tetapi Kremlin menyatakan proposal Guterres tidak menjawab keluhan utamanya: bahwa tidak ada kemajuan dalam kesepakatan terkait yang dirancang untuk memfasilitasi ekspor makanan dan pupuk Rusia di tengah sanksi Barat yang diberlakukan sebagai tanggapan atas perang.
Baca Juga: Putin: Afrika Hampir Tak Dapat Apa-apa dari Kesepakatan Biji-bijian Ukraina
"Memang, surat Tuan Guterres sekali lagi menetapkan semacam rencana aksi dan berisi janji bahwa pada titik tertentu akan memungkinkan untuk menerapkan bagian Rusia dari pengaturan ini," kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov kepada wartawan.
"Sayangnya, saat ini tidak mungkin untuk kembali ke kesepakatan karena (perjanjian terkait Rusia) tidak dilaksanakan, dan secara de facto tidak pernah dilaksanakan," sambungnya seperti dikutip dari Reuters, Rabu (26/7/2023).
Bagaimanapun, Peskov mengatakan Putin telah menjelaskan, bahwa Moskow akan siap untuk menghidupkan kembali kesepakatan ketika memorandum terkait dengan Rusia dipenuhi.
Lihat Juga :