Wabah Corona, Arab Saudi Bakal Tiadakan Salat Tarawih di Masjid

Senin, 13 April 2020 - 00:09 WIB
loading...
Wabah Corona, Arab Saudi...
Petugas membersihkan area mataf saat lantai dasar Masjidil Haram ditutup sementara untuk pembersihan di Makkah, Arab Saudi. Foto diambil dari akun Instagram @Haramain_info, 5 Maret 2020. Foto/Instagram @Haramain_info
A A A
RIYADH - Kementerian Urusan Islam, Dakwah, dan Penyuluhan Arab Saudi mengumumkan bahwa salat Tarawih selama Ramadan hanya akan dilakukan di rumah. Musababnya, penangguhan salat di masjid tidak akan dicabut hingga pandemi virus corona baru; COVID-19, berakhir.

Surat kabar Al Riyadh memberitakan pengumuman tersebut dengan mengutip Menteri Urusan Islam, Dakwah dan Penyuluhan; Dr Abdul Latif Al Sheikh. "Penangguhan salat lima waktu di masjid lebih penting daripada penangguhan salat Tarawih. Kami memohon kepada Allah SWT untuk menerima salat Tarawih apakah diadakan di masjid, atau di rumah, yang kami pikir lebih baik untuk kesehatan masyarakat," katanya.

"Kami memohon kepada Allah SWT untuk menerima salat dari kita semua dan melindungi umat manusia dari epidemi yang melanda seluruh dunia," lanjut Al Sheikh, seperti dilansir Gulf News, Minggu (12/4/2020).

Al Sheikh juga mengumumkan tentang prosedur pemakaman korban COVID-19. Menurutnya sejalan dengan instruksi dan tindakan pencegahan yang dikeluarkan oleh Departemen Kesehatan dan otoritas terkait, hanya lima hingga enam orang dari keluarga almarhum yang akan melakukan doa pemakaman bagi korban yang meninggal.

"Ini adalah tindakan pencegahan sejalan dengan larangan berkumpul, sehingga doa pemakaman yang dilakukan di pemakaman tidak boleh melebihi lima hingga enam kerabat almarhum, dan sisanya berdoa di rumah mereka," ujarnya.

Sementara itu, data worldometers pada Minggu (12/4/2020) pukul 23.00 WIB menunjukkan ada 4.462 kasus COVID-19 di Arab Saudi dengn 59 kematian dan 761 pasien disembuhkan.

Atas izin Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud, pemerintah setempat telah memberlakukan jam malam 24 jam di berbagai kota termasuk Ibu Kota Arab Saudi, Riyadh. Jam malam berlaku sejak pekan lalu dan belum ada pemberitahun resmi sampai kapan diberlakukan.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Iran Serang Kuwait,...
Iran Serang Kuwait, Arab Saudi: Itu Jahat!
Imbas Perang Iran, Proyek...
Imbas Perang Iran, Proyek NEOM Arab Saudi Impian Mohammed bin Salman Jadi Berantakan
Arab Saudi Ungkap 1,7...
Arab Saudi Ungkap 1,7 Juta Jemaah Laksanakan Ibadah Haji Tahun Ini
Sekutu Trump: Pangeran...
Sekutu Trump: Pangeran MBS Bisa Akui Israel Hari Ini, Masalahnya Ada di Raja Salman
5 Alasan Trump Ingin...
5 Alasan Trump Ingin Mewujudkan Tatanan Baru dengan Penerapan Perjanjian Abraham kepada Negara Muslim
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
Krisis Demografi China:...
Krisis Demografi China: Pemerintah Dorong Gerakan Lansia Merawat Lansia
Dipaksa Trump, Israel...
Dipaksa Trump, Israel Hentikan Serangan ke Iran tapi Tidak ke Lebanon
Rekomendasi
Kuasa Hukum Roy Suryo...
Kuasa Hukum Roy Suryo Beberkan Konstruksi Laporan Terhadap Lechumanan dan Rismon
Tembus 40 Juta Views,...
Tembus 40 Juta Views, Adu Mekanik Sound Jadi Konten Paling Berkesan bagi Yongshun
Gunung Dukono Kembali...
Gunung Dukono Kembali Erupsi Pagi Ini, Luncurkan Abu Vulkanik 1.000 Meter
Berita Terkini
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
AS Serang Iran, Balas...
AS Serang Iran, Balas Jatuhnya Helikopter AH-64 Apache Dekat Selat Hormuz
9 Negara yang Memiliki...
9 Negara yang Memiliki Anggaran Terbesar Mengembangkan Bom Nuklir
Senapan Pasukan Khusus...
Senapan Pasukan Khusus AS Bukan Hanya Sekadar Senjata, Ini 3 Keunggulannya
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Infografis
Head to Head Timnas...
Head to Head Timnas Indonesia vs Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved