5 Fakta Kebakaran Hutan di Yunani, Nomor 4 Destinasi Wisata Jadi Neraka

Selasa, 25 Juli 2023 - 07:30 WIB
loading...
5 Fakta Kebakaran Hutan...
Kebakaran hutan menyebabkan Yunani menghadapi krisis kemanusiaan terburuk. Foto/Reuters
A A A
ATHENA - Pemerintah Yunani mengevakuasi hampir 2.500 orang dari pulau Corfu, Yunani pada Senin (24.7/2023). Yunani memperingatkan bahwa negara yang dilanda panas itu "berperang" dengan beberapa kebakaran hutan.

Sebelumnya, puluhan ribu orang telah melarikan diri dari kobaran api di pulau Rhodes, dengan banyak turis yang ketakutan berebut pulang dengan penerbangan evakuasi. Khusus evakuasi di Pulau Corfu bertujuan sebagai pencegahan.

Kebakaran juga terjadi di pulau Evia terbesar kedua di Yunani. "Kami sedang berperang dan secara eksklusif diarahkan ke kebakaran," kata Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis, dilansir CNA. Dia memperingatkan bahwa negara itu menghadapi "tiga hari sulit ke depan" sebelum suhu tinggi diperkirakan akan mereda.

Berikut adalah 5 fakta kebakaran hutan di Yunani.

1. 500 Insiden Kebakaran dalam 2 Minggu

5 Fakta Kebakaran Hutan di Yunani, Nomor 4 Destinasi Wisata Jadi Neraka

Foto/Reuters

Vassilis Kikilias, menteri perlindungan sipil Yunani, mengatakan para kru telah memerangi lebih dari 500 kebakaran di seluruh negeri selama 12 hari berturut-turut.

Yunani telah terik di bawah cuaca panas ekstrem yang berkepanjangan yang telah memperburuk risiko kebakaran hutan dan membuat pengunjung terdampar di puncak musim liburan.

Evakuasi cepat pemerintah terjadi setelah tragedi pada 2018 ketika lebih dari 100 orang tewas dalam kebakaran hutan paling mematikan di Yunani di Mati, dekat Athena, yang menurut Mitsotakis pada Senin masih "menghantui kita semua".

Baca Juga: 6 Keunikan Bandara yang Terbengkalai Disulap Jadi Taman Pantai Terindah di Yunani

2. Menghancurkan Pariwisata Yunani

5 Fakta Kebakaran Hutan di Yunani, Nomor 4 Destinasi Wisata Jadi Neraka

Foto/Reuters

Karena kebakaran hutan, perayaan tahunan pada hari Senin untuk menandai pemulihan demokrasi tahun 1974 di Yunani dibatalkan.

Rhodes, yang menghitung kedatangan 2,5 juta pengunjung pada tahun 2022, adalah salah satu tujuan liburan terkemuka di Yunani.

Raksasa perjalanan TUI pada hari Senin mengatakan akan menangguhkan paket liburan ke Rhodes hingga Jumat.

Televisi Yunani menyiarkan gambar antrean panjang orang, beberapa mengenakan pakaian pantai, menyeret koper di sepanjang jalan pulau itu pada Sabtu, ketika evakuasi diperintahkan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kerja Sama Yunani-China...
Kerja Sama Yunani-China Diperdebatkan, Legislator Tolak Status 'Mitra Lemah'
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Rusia Ancam Armenia:...
Rusia Ancam Armenia: Tak Lagi Dipasok Minyak Murah Jika Nekat Gabung Uni Eropa!
Pacu Daya Saing Pariwisata,...
Pacu Daya Saing Pariwisata, Kemenpar Dorong Kebijakan Bebas Visa Kunjungan
Mantan Menteri Kehakiman...
Mantan Menteri Kehakiman Korsel Divonis 25 Tahun Penjara Terkait Peran dalam Darurat Militer
Iran Peringatkan Kapal-Kapal:...
Iran Peringatkan Kapal-Kapal: Selat Hormuz Masih Berbahaya!
Rekomendasi
DPR: Kasus Chromebook...
DPR: Kasus Chromebook Adalah The New White Collar Crime Terbaik Tanpa Kriminalisasi
Teknik Elektro UMB Hadirkan...
Teknik Elektro UMB Hadirkan Teknologi Tepat Guna dan Akuaponik di Srengseng
Lima Korban SPPI dan...
Lima Korban SPPI dan Momentum Membenahi Program Bela Negara bagi Sipil
Berita Terkini
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved