Trump Sebut Biden Bodoh karena Ungkap AS Kehabisan Amunisi
Senin, 24 Juli 2023 - 18:30 WIB
loading...
A
A
A
Pernyataan keras Trump itu muncul dalam wawancara TV hari Minggu (23/7/2023).
“Ngomong-ngomong, Anda berbicara tentang dokumen rahasia, itu lebih buruk daripada dokumen apa pun yang dapat Anda berikan. Jadi sekarang orang-orang ini duduk santai, di China dan tempat lain yang membenci kita termasuk Korea Utara di mana saya memiliki hubungan yang sangat baik dengan Kim Jong-un dan menjaga keamanan negara kita, mereka berbicara tentang Amerika Serikat yang tidak memiliki amunisi, pikirkan itu. Betapa bodohnya seseorang mengatakan itu?” tanya Trump.
Baca juga: Putin: Afrika Punya Tempat yang Sah dalam Tentukan Nasib Dunia
Trump yang saat ini memimpin jajak pendapat untuk nominasi Partai Republik pada 2024, dan unggul lima poin dari Biden dalam jajak pendapat untuk pemilihan umum, menuduh presiden yang berkuasa itu melakukan korupsi di Ukraina.
"Lihatlah semua uang yang kita berikan ke Ukraina, namun Ukraina membayar banyak uang kepada keluarga Biden," papar Trump, mungkin merujuk pada laporan bahwa Biden dan putranya Hunter diduga menerima jutaan dolar dari seorang pengusaha Ukraina saat Joe Biden menjabat sebagai wakil presiden Barack Obama dalam dugaan skema korupsi pay-to-play.
“Ngomong-ngomong, Anda berbicara tentang dokumen rahasia, itu lebih buruk daripada dokumen apa pun yang dapat Anda berikan. Jadi sekarang orang-orang ini duduk santai, di China dan tempat lain yang membenci kita termasuk Korea Utara di mana saya memiliki hubungan yang sangat baik dengan Kim Jong-un dan menjaga keamanan negara kita, mereka berbicara tentang Amerika Serikat yang tidak memiliki amunisi, pikirkan itu. Betapa bodohnya seseorang mengatakan itu?” tanya Trump.
Baca juga: Putin: Afrika Punya Tempat yang Sah dalam Tentukan Nasib Dunia
Trump yang saat ini memimpin jajak pendapat untuk nominasi Partai Republik pada 2024, dan unggul lima poin dari Biden dalam jajak pendapat untuk pemilihan umum, menuduh presiden yang berkuasa itu melakukan korupsi di Ukraina.
"Lihatlah semua uang yang kita berikan ke Ukraina, namun Ukraina membayar banyak uang kepada keluarga Biden," papar Trump, mungkin merujuk pada laporan bahwa Biden dan putranya Hunter diduga menerima jutaan dolar dari seorang pengusaha Ukraina saat Joe Biden menjabat sebagai wakil presiden Barack Obama dalam dugaan skema korupsi pay-to-play.
Lihat Juga :