Presiden Lukashenko Klaim Pasukan Wagner Ingin Menyerang Polandia
Senin, 24 Juli 2023 - 11:13 WIB
loading...
Presiden Belarusia Alexander Lukashenko menyatakan Wagner ingin menyerbu Polandia. Foto/Reuters
A
A
A
KYIV - Presiden Belarusia Alexander Lukashenko mengklaim bahwa Polandia mencoba untuk mencaplok Ukraina . Sementara itu, dia juga dia harus menahan para pejuang Grup Wagner agar tidak menyerang Polandia.
Komentar Lukashenko dituangkan dalam transkrip pertemuan dengan Presiden Vladimir Putin dalam pertemuan di St. Petersburg yang disediakan oleh Kremlin dan diterjemahkan dari bahasa Rusia.
Menurut CNN, presiden Belarusia diyakini sebagian besar bercanda dengan mitranya dari Rusia yang tersenyum mendengar ucapannya tentang Grup Wagner.
Baca Juga: Drone Ukraina Serang Moskow, Tidak Ada Korban Jiwa
"Sudah lama saya katakan, kami melihat ini enam bulan lalu dan mendiskusikannya sebelumnya. Mengapa saya mengatakan semua ini? Bagi kami, Vladimir Vladimirovich, ini tidak dapat diterima," kata Lukashenko. "Detasemen Ukraina Barat, pemotongan Ukraina dan pengalihan tanah ke Polandia tidak dapat diterima."
Lukashenko mengatakan pengalihan Ukraina ke Polandia adalah "pembayaran" atas bantuan negara itu dalam pertahanan Ukraina.
Komentar Lukashenko dituangkan dalam transkrip pertemuan dengan Presiden Vladimir Putin dalam pertemuan di St. Petersburg yang disediakan oleh Kremlin dan diterjemahkan dari bahasa Rusia.
Menurut CNN, presiden Belarusia diyakini sebagian besar bercanda dengan mitranya dari Rusia yang tersenyum mendengar ucapannya tentang Grup Wagner.
Baca Juga: Drone Ukraina Serang Moskow, Tidak Ada Korban Jiwa
"Sudah lama saya katakan, kami melihat ini enam bulan lalu dan mendiskusikannya sebelumnya. Mengapa saya mengatakan semua ini? Bagi kami, Vladimir Vladimirovich, ini tidak dapat diterima," kata Lukashenko. "Detasemen Ukraina Barat, pemotongan Ukraina dan pengalihan tanah ke Polandia tidak dapat diterima."
Lukashenko mengatakan pengalihan Ukraina ke Polandia adalah "pembayaran" atas bantuan negara itu dalam pertahanan Ukraina.
Lihat Juga :