Presiden Ukraina Akui Kegagalan Serangan Balasan

Senin, 24 Juli 2023 - 07:15 WIB
loading...
Presiden Ukraina Akui...
Presiden Ukraina Vladimir Zelensky mengakui kegagalan serangan balasan terhadap Rusia. Foto/Reuters
A A A
KYIV - Presiden Ukraina Vladimir Zelensky menghubungkan penundaan dan hasil yang kurang baik dari serangan balasan militernya yang sangat digembar-gemborkan karena kurangnya senjata dan pelatihan dari sekutu Barat menjadi penyebab utama kegagalan serangan balasan terhadap Rusia.

Itu diungkapkan Zelensky dalam wawancara dengan Fareed Zakaria dari CNN.

“Kami memang memiliki rencana untuk memulai [serangan balasan] di musim semi. Tapi kami tidak melakukannya, karena, sejujurnya, kami tidak memiliki cukup amunisi dan persenjataan dan tidak cukup brigade yang terlatih dengan baik dalam senjata ini,” Zelensky menjelaskan. Dia menambahkan bahwa mengadakan pelatihan di luar Ukraina semakin berkontribusi pada penundaan.

Penundaan inilah, katanya, yang memungkinkan Rusia untuk “menjajah semua wilayah kami dan membangun beberapa garis pertahanan,” memaksa militer Ukraina “memperlambat tindakan balasan kami.”

Baca Juga: Putin: Serangan Balasan Ukraina Gagal

“Kami tidak ingin kehilangan orang-orang kami, personel kami,” kata Zelensky, menambahkan, “prajurit kami tidak ingin kehilangan peralatan karena itu.”

Sementara pejabat Pentagon telah menekankan bahwa terlalu dini untuk menganggap serangan balasan sebagai "kegagalan", AS telah menolak untuk memasok Ukraina dengan ATACMS atau F-16 jarak jauh, menjelaskan sehubungan dengan yang terakhir bahwa tidak ada waktu atau uang untuk melatih Ukraina untuk terbang dan memelihara pesawat tepat waktu untuk membuat perbedaan dalam konflik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan Rudal Gila-gilaan...
Serangan Rudal Gila-gilaan Rusia Gempur Ibu Kota Ukraina, 27 Orang Tewas
Rusia Balas Dendam!...
Rusia Balas Dendam! Rudal dan Drone Gempur Ukraina, 11 Orang Tewas
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Gagal 3 Kali, Keiko...
Gagal 3 Kali, Keiko Fujimori Akhirnya Menang Pilpres Peru
Thailand Geger, Beredar...
Thailand Geger, Beredar Foto Presiden Macron Berlutut di Hadapan Raja Maha Vajiralongkorn
Rekomendasi
Argentina Dipaksa Cape...
Argentina Dipaksa Cape Verde Main 120 Menit
BMKG: 48,9% Wilayah...
BMKG: 48,9% Wilayah Indonesia Masuk Musim Kemarau, Puncaknya Juli-September 2026
2 Brigjen Naik Jadi...
2 Brigjen Naik Jadi Irjen Pol usai Dapat Promosi Jabatan pada Juni 2026, Ini Nama dan Profilnya
Berita Terkini
Akankah Pemimpin Tertinggi...
Akankah Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Hadiri Pemakaman Ayahnya?
Prancis Kerahkan Kapal...
Prancis Kerahkan Kapal Pemburu Ranjau di Selat Hormuz
Iran dan Oman Selesaikan...
Iran dan Oman Selesaikan Kesepakatan Hormuz, Tanpa Peran AS pada Masa Depan Selat
Wakil Menlu Arab Saudi...
Wakil Menlu Arab Saudi dan Keluarga Nasrallah Hadiri Pemakaman Khamenei
IAEA Yakin Persediaan...
IAEA Yakin Persediaan Uranium yang Diperkaya Masih Tersimpan di Fasilitas Nuklir Iran
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
Infografis
3 Negara yang Teguh...
3 Negara yang Teguh Tak Akui Taiwan, Salah Satunya Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved