PM Italia: Migran Ilegal Merusak Semua Negara

Minggu, 23 Juli 2023 - 20:45 WIB
loading...
PM Italia: Migran Ilegal...
PM Italia Giorgia Meloni dikenal sebagai penentang masuknya migran ilegal ke negaranya. Foto/Reuters
A A A
ROMA - Perdana Menteri (PM) Italia Giorgia Meloni mengatakan bahwa arus pergerakan migran ilegal merusak semua negara di seluruh Mediterania. Dia meminta negara lain untuk berjuang bersama melawan perdagangan manusia.

Berbeda dengan retorika garis kerasnya di masa lalu, Meloni mengatakan pada konferensi internasional di Roma bahwa pemerintahnya terbuka untuk menerima lebih banyak orang melalui jalur hukum karena "Eropa dan Italia membutuhkan imigrasi."

"Imigrasi massal ilegal merugikan kita masing-masing. Tidak ada yang diuntungkan dari ini, kecuali kelompok kriminal yang menjadi kaya dengan mengorbankan yang paling rapuh dan menggunakan kekuatan mereka bahkan melawan pemerintah," katanya, dilansir Reuters.

Awal bulan ini, Italia berjanji untuk mengeluarkan 452.000 visa kerja baru untuk warga negara non-Uni Eropa dari tahun 2023 hingga 2025, meningkatkan jumlah izin yang tersedia setiap tahun hingga 165.000 pada tahun 2025. Pada tahun 2019, sebelum COVID menyerang, Italia hanya mengeluarkan 30.850 visa.

Baca Juga: Kontes Miss Italia Tolak Peserta Transgender: Kontestan Harus Perempuan sejak Lahir

Konferensi tersebut, yang bertujuan untuk membangun kemitraan antar negara dalam berbagai topik, menjadi tuan rumah bagi perwakilan dari negara-negara termasuk Tunisia, Uni Emirat Arab, Siprus, Libya, dan Uni Eropa.

"Pedagang manusia internasional tidak diterima di negara kami," kata Presiden Tunisia Kais Saied dalam konferensi tersebut.

Meloni, yang telah memimpin pemerintahan sayap kanan sejak Oktober tahun lalu, bergerak untuk melibatkan negara lain dalam upaya membendung migrasi massal dan memerangi para pedagang manusia.

Baca Juga: Gelombang Panas Panggang Eropa, Suhu di Italia Capai 46 Derajat

Kedatangan migran di Italia melonjak tahun ini dengan lebih dari 83.000 orang datang ke negara tersebut sepanjang tahun ini dibandingkan dengan sekitar 34.000 pada periode yang sama tahun 2022.

Meloni mengatakan bahwa fokus utama dari konferensi tersebut adalah untuk mendukung pembangunan di Afrika, dengan "kemitraan jangka panjang non-predator ... berdasarkan rasa saling menghormati."

"Barat telah memberi kesan lebih peduli untuk memberi pelajaran daripada membantu ... dan ini mungkin membuat lebih sulit untuk membuat kemajuan dalam isu-isu strategis," katanya.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Rusia Ancam Armenia:...
Rusia Ancam Armenia: Tak Lagi Dipasok Minyak Murah Jika Nekat Gabung Uni Eropa!
Apa Itu Pax Silica?...
Apa Itu Pax Silica? Aliansi UE dan AS untuk Melawan Dominasi AI China
Blok Rusia Tekan Armenia:...
Blok Rusia Tekan Armenia: Pilih Tetap Jadi Sekutu atau Hengkang ke Uni Eropa!
PM Ceko Sebut Uni Eropa...
PM Ceko Sebut Uni Eropa Mengikuti Jejak Kemunduran Kekaisaran Romawi, Ini 3 Alasannya
Istana Sangkal Kabar...
Istana Sangkal Kabar Presiden Prabowo ke Italia usai Kunjungi Prancis
AS Kembali Gempur Iran...
AS Kembali Gempur Iran Usai Insiden Helikopter Apache di Selat Hormuz
Tegas! Erdogan: Israel...
Tegas! Erdogan: Israel Ancaman bagi Turki dan Dunia
Rekomendasi
Begal dan Curanmor,...
Begal dan Curanmor, Kasus Besar yang Diungkap Polda Riau dalam Semalam
Tegang Sejak Pagi! 32...
Tegang Sejak Pagi! 32 Tim Terbaik Liga Bintang Juara Bersaing Menuju Jakarta
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved