Serangan Drone Hantam Depot Amunisi Crimea, Picu Evakuasi dan Penutupan Jembatan
Minggu, 23 Juli 2023 - 07:15 WIB
loading...
A
A
A
Kantor berita Rusia, mengutip Kementerian Kesehatan, melaporkan 12 orang memerlukan bantuan medis dan empat dibawa ke rumah sakit.
Rusia merebut dan mencaplok Crimea dari Ukraina pada 2014, delapan tahun sebelum melancarkan invasi besar-besaran ke negara itu.
Penghentian singkat lalu lintas di Jembatan Crimea, sekitar 180 km di sebelah timur insiden drone, terjadi lima hari setelah ledakan di sana menewaskan dua orang dan merusak satu bagian jalan, serangan besar kedua di jembatan sejak awal perang.
Jembatan jalan dan rel sepanjang 19 km adalah jalur logistik penting bagi pasukan Rusia, dan juga banyak digunakan oleh turis Rusia yang berduyun-duyun ke Crimea pada musim panas.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pada hari Jumat mengatakan bahwa jembatan itu adalah target yang sah karena merupakan jalur pasokan militer untuk Rusia.
"Ini adalah rute yang digunakan untuk memberi makan perang dengan amunisi dan ini dilakukan setiap hari," katanya.
Rusia merebut dan mencaplok Crimea dari Ukraina pada 2014, delapan tahun sebelum melancarkan invasi besar-besaran ke negara itu.
Penghentian singkat lalu lintas di Jembatan Crimea, sekitar 180 km di sebelah timur insiden drone, terjadi lima hari setelah ledakan di sana menewaskan dua orang dan merusak satu bagian jalan, serangan besar kedua di jembatan sejak awal perang.
Jembatan jalan dan rel sepanjang 19 km adalah jalur logistik penting bagi pasukan Rusia, dan juga banyak digunakan oleh turis Rusia yang berduyun-duyun ke Crimea pada musim panas.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pada hari Jumat mengatakan bahwa jembatan itu adalah target yang sah karena merupakan jalur pasokan militer untuk Rusia.
"Ini adalah rute yang digunakan untuk memberi makan perang dengan amunisi dan ini dilakukan setiap hari," katanya.
Lihat Juga :