5 Pertanyaan Penting tentang Pemilu Kamboja

Sabtu, 22 Juli 2023 - 19:15 WIB
loading...
A A A
Pada tahun-tahun berikutnya, CPP menggunakan pengaruhnya atas pengadilan dan lembaga demokrasi untuk membuat pincang saingannya, yang berpuncak pada pembubaran CNRP sembilan bulan sebelum pemilu 2018, karena dugaan rencana untuk menggulingkan pemerintahan Hun Sen. Pemimpin CNRP ditangkap atas tuduhan makar.

Sejumlah besar tokoh oposisi melarikan diri ke pengasingan dan ratusan dihukum karena kejahatan sebagian besar in absentia dalam persidangan massal.

Dari abu CNRP bangkitlah Partai Lilin, tetapi anggotanya telah mengalami kampanye intimidasi dan pelecehan, menurut kelompok hak asasi manusia. Partai tersebut didiskualifikasi dari pemilihan karena masalah teknis atas dokumen pendaftaran dan minggu ini, dua anggotanya ditangkap karena menghasut setelah mereka mendesak pemilih untuk menghancurkan surat suara mereka.

Baca Juga: Sekuriti, Guru, hingga Lulusan S2 Jadi Korban Penjualan Sindikat Ginjal

3. APAKAH CPP POPULER?

Kemampuan CPP untuk mempertahankan perdamaian, pertumbuhan, dan stabilitas setelah genosida Khmer Merah tahun 1970-an dan perang saudara berikutnya tetap menjadi nilai jual terbesarnya, terutama di daerah pedesaan di mana banyak orang Kamboja telah menyaksikan transformasi relatif di tempat yang dulunya merupakan salah satu negara termiskin di dunia.

Di bawah Hun Sen yang berusia 70 tahun, Kamboja telah mencapai status berpenghasilan menengah ke bawah, dengan peningkatan kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur. Sektor manufaktur tekstilnya, terutama untuk merek-merek terkenal Barat, telah berkembang pesat, menciptakan lapangan kerja vital, sementara ekonomi tumbuh rata-rata 7,7 persen antara tahun 1998 dan 2019.

4. MENGAPA PEMILIHAN INI SANGAT PENTING BAGI HUN SEN?

Penumpasan jangka panjang Hun Sen dan ketidakpeduliannya terhadap perhatian internasional tentang kredibilitas pemilu kemungkinan besar merupakan langkah untuk memastikan jalan yang mulus bagi putra sulungnya, Hun Manet, untuk menggantikannya dalam apa yang sejauh ini merupakan transisi kekuasaan yang telah dikalibrasi dengan hati-hati.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
Trump: Jangan Sebut...
Trump: Jangan Sebut Saya Bodoh, Sebut Saya Diktator Tirani yang Brilian
2 Anggota DPR Amerika...
2 Anggota DPR Amerika Serikat Mundur karena Skandal Seks
BNP Menang Pemilu Bangladesh,...
BNP Menang Pemilu Bangladesh, Raih 209 dari 297 Kursi
Kapal Perang AS Sambangi...
Kapal Perang AS Sambangi Pangkalan AL Kamboja yang Didanai China
PM Jepang Takaichi Bubarkan...
PM Jepang Takaichi Bubarkan Parlemen, Buka Jalan untuk Pemilu Mendadak
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
AS Janji Ubah Hubungan...
AS Janji Ubah Hubungan dengan Iran secara Drastis, jika...
Rekomendasi
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
Bangun SDM Unggul, Pertamina...
Bangun SDM Unggul, Pertamina Gandeng Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Budaya K3
Unpad Umumkan Hasil...
Unpad Umumkan Hasil SMUP 2026 Hari Ini, Cek Info Registrasi hingga UKT
Berita Terkini
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Siapa Bagher Ghalibaf?...
Siapa Bagher Ghalibaf? Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Menundukkan AS
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Infografis
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved