Trump: Jangan Sebut Saya Bodoh, Sebut Saya Diktator Tirani yang Brilian

Minggu, 24 Mei 2026 - 08:25 WIB
loading...
Trump: Jangan Sebut...
Presiden AS Donald Trump benci disebut bodoh, tapi tak keberatan dengan sebutan diktator tirani yang brilian. Foto/White House
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memiliki masalah dengan para kritikus. Dia mengatakan bahwa penghinaan yang paling dia benci adalah disebut "bodoh". Namun, dia tidak keberatan disebut "diktator tiran yang brilian".

Presiden berusia 79 tahun itu, saat berbicara kepada para pendukungnya di New York pada hari Jumat, mengatakan bahwa dia sangat membenci penghinaan dengan sebutan "bodoh" sehingga dia meminta dokternya untuk melakukan tes yang dapat dia lakukan untuk membuktikan bahwa para kritikus salah.

Baca Juga: Gedung Putih Lockdown akibat Penembakan, 2 Orang Ditembak, Trump Selamat

"Saya adalah orang terpintar yang pernah Anda temui," kata Trump kepada kerumunan pendukung. Dia kemudian mengajukan pertanyaan, "Dan bukankah Anda ingin memiliki orang pintar sebagai presiden?"

Meskipun pertemuan massa tersebut seharusnya membahas tentang keterjangkauan harga, Trump menyimpang untuk berbicara tentang percakapan yang dia lakukan dengan dokternya setelah kontroversi seputar "kesehatan mentalnya".

"Mereka menuduh saya dengan tuduhan buruk: 'Dia orang bodoh'," keluh Trump.

"Saya berkata, 'Dokter, saya tidak keberatan disebut diktator tiran yang brilian, tetapi saya tidak ingin disebut bodoh'," lanjut presiden dari Partai Republik itu mengenang percakapan dengan dokternya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
China Bikin Replika...
China Bikin Replika Kapal Perang AS untuk Jadi Target Tes Rudal
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Paris Melarang Warganya...
Paris Melarang Warganya Minum Alkohol di Tempat Umum Mulai Hari Ini
Rekomendasi
MNC Sekuritas Hadirkan...
MNC Sekuritas Hadirkan Menu Tools dengan Fitur Screener, Stock Alert, dan Comparison di MotionTrade Lite
Mulai 1 Juli 2026, Keberangkatan...
Mulai 1 Juli 2026, Keberangkatan Jemaah Umrah di Bandara Soekarno-Hatta Terpusat di Terminal 2F: Cek Tahapannya!
Rumah Pintar yang Dengarkan...
Rumah Pintar yang Dengarkan Penghuni, Bukan Sekadar Produk Cerdas
Berita Terkini
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Awas, Virus Ebola Sudah...
Awas, Virus Ebola Sudah Masuk Prancis, Dibawa Seorang Dokter
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved