Ukraina Ungkap Tantangan Menghancurkan Rudal Oniks Rusia yang Melesat 3.000 Km/Jam

Sabtu, 22 Juli 2023 - 15:13 WIB
loading...
Ukraina Ungkap Tantangan...
Militer Ukraina ungkap tantangan menghancurkan rudal jelajah Oniks Rusia yang melesat 3.000 km/jam. Foto/Kementerian Pertahanan Rusia
A A A
KYIV - Militer Ukraina mengungkap tantangan dalam menghancurkan rudal jelajah Oniks Rusia yang melesat sangat cepat. Kyiv merasa beruntung mendapat pasokan sistem Patriot dari Barat untuk mengatasi senjata berbahaya Moskow tersebut.

Militer Kyiv mengakui misil Oniks mampu terbang dengan kecepatan lebih dari 3.000 km per jam, dan ketika mendekati target, rudal tersebut sebenarnya dapat terbang 10-15 meter di atas air.

"Rudal Oniks dirancang untuk menghancurkan kapal dan kapal perang. Ia terbang dengan kecepatan Mach 2.6. Ini lebih dari 3000 km per jam, sehingga kecepatannya cukup besar," kata juru bicara Angkatan Udara Ukraina Yurii Ihnat seperti dikutip kantor berita Interfax-Ukraine, Sabtu (22/7/2023).

Baca Juga: Ukraina Serang Balik Rusia dengan Bom Tandan, Begini Respons AS

"Ia dapat mendaki tinggi untuk menghemat bahan bakar saat bergerak. Saat mendekati target, rudal dapat terbang 10-15 meter di atas air untuk menghancurkan kapal, sehingga menyulitkan sistem pertahanan udara untuk mendeteksi dan menembak jatuh," paparnya.

Namun, katanya, sistem peperangan elektronik sangat membantu dalam melawan rudal jenis ini.

“Itu sebabnya kami melihat bahwa tidak semua rudal mencapai targetnya,” kata Ihnat.

Dia mencatat bahwa Ukraina perlu meningkatkan keamanan oblast selatan dan kota pelabuhannya terhadap rudal balistik musuh.

Dia mengatakan bahwa sistem pertahanan Patriot atau pun SAMP-T pasokan Barat dapat memberikan perlindungan untuk area tersebut.

Pasukan pertahanan udara Ukraina mengeklaim telah menghancurkan 18 dari 38 target udara yang diluncurkan oleh Rusia pada malam tanggal 20 Juli untuk menyerang Ukraina.

Menurut militer Ukraina, pasukan Rusia menembakkan 7 rudal jelajah Oniks dari sistem rudal pesisir Bastion di wilayah Crimea, 4 rudal jelajah berbasis udara Kh-22 yang diluncurkan dari delapan pesawat Tu-22M3 di wilayah Laut Hitam, 3 rudal jelajah berbasis laut Kalibr yang kemungkinan ditembakkan dari kapal selam di wilayah Laut Hitam, 5 rudal jelajah darat Iskander-K ditembakkan dari Crimea; 19 drone serang Shahed-136/131 dari dua arah--selatan (Crimea) dan timur laut (Kursk, Rusia).
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Sengaja Targetkan Anak-Anak...
Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina, Penyelidik PBB Nyatakan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Iran Peringatkan Kapal-Kapal:...
Iran Peringatkan Kapal-Kapal: Selat Hormuz Masih Berbahaya!
Rekomendasi
Gempa M4,9 Guncang Lampung,...
Gempa M4,9 Guncang Lampung, BMKG: Akibat Sesar Aktif
Sering Lelah dan Mudah...
Sering Lelah dan Mudah Ngantuk Meski Tidur Cukup? Bisa Jadi Ini Penyebabnya
Harapan Pramono Anung...
Harapan Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Warga Hidupnya Nyaman, Gampang, Bahagia, dan Mudah
Berita Terkini
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
3 Alasan Denmark Larang...
3 Alasan Denmark Larang Mengumandangkan Azan, Tidak Ingin Seperti Islamabad
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan
Infografis
3 Alasan Ukraina Selalu...
3 Alasan Ukraina Selalu Didukung Barat dalam Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved