Aktivis Asal Irlandia Ini Jalan Kaki Menuju Palestina
Jum'at, 21 Juli 2023 - 21:29 WIB
loading...
A
A
A
“Sekarang setengah perjalanan saya ke Palestina, saya juga memiliki kesempatan di tiga negara yang saya lewati, untuk berbicara banyak tentang ketidakadilan besar yang dihadapi oleh orang-orang Palestina. Saya berbicara dengan sesama peziarah ketika saya sedang berjalan di sepanjang Via Francigena, dan juga di acara-acara,” kata Mick.
"Di Bologna di Italia Utara beberapa minggu lalu, ada kemarahan atas situasi yang memburuk bagi warga Palestina karena meningkatnya kekerasan oleh pasukan keamanan Israel dan gerombolan bersenjata pemukim ilegal," imbuhnya seperti dikutip dari Middle East Monitor, Jumat (21/7/2023).
Mick juga menyoroti invasi Israel ke Jenin di Tepi Barat, yang diduduki, yang berlanjut selama kurang lebih 48 jam pada 3-4 Juli, mengakibatkan tewasnya 12 warga Palestina – termasuk 4 anak-anak - melukai 120 orang dan penghancuran hampir 80 persen rumah dan infrastruktur Kamp Pengungsi Jenin.
Baca Juga: Lebih Presisi dan Cepat, Militer Israel Manfaatkan AI
"Seperti pendukung Palestina lainnya, kejahatan perang Israel di Jenin membuat saya marah. Itu membuat saya lebih bertekad untuk menggunakan jalan kaki saya untuk meningkatkan kesadaran. Ini membantu saya tetap termotivasi selama gelombang panas yang terkadang membuat berjalan menjadi sangat menantang," ujarnya.
"Di Bologna di Italia Utara beberapa minggu lalu, ada kemarahan atas situasi yang memburuk bagi warga Palestina karena meningkatnya kekerasan oleh pasukan keamanan Israel dan gerombolan bersenjata pemukim ilegal," imbuhnya seperti dikutip dari Middle East Monitor, Jumat (21/7/2023).
Mick juga menyoroti invasi Israel ke Jenin di Tepi Barat, yang diduduki, yang berlanjut selama kurang lebih 48 jam pada 3-4 Juli, mengakibatkan tewasnya 12 warga Palestina – termasuk 4 anak-anak - melukai 120 orang dan penghancuran hampir 80 persen rumah dan infrastruktur Kamp Pengungsi Jenin.
Baca Juga: Lebih Presisi dan Cepat, Militer Israel Manfaatkan AI
"Seperti pendukung Palestina lainnya, kejahatan perang Israel di Jenin membuat saya marah. Itu membuat saya lebih bertekad untuk menggunakan jalan kaki saya untuk meningkatkan kesadaran. Ini membantu saya tetap termotivasi selama gelombang panas yang terkadang membuat berjalan menjadi sangat menantang," ujarnya.
Lihat Juga :