Didekati Kapal Selam AS dengan 154 Rudal Tomahawk, Korut Merasa Berhak Gunakan Bom Nuklir

Jum'at, 21 Juli 2023 - 03:24 WIB
loading...
A A A
Sementara Korea Utara dapat memperdebatkan manfaat dari kapal selam nuklir AS di pelabuhan Korea Selatan, Aum mengatakan tindakan tersebut sepertinya tidak sesuai dengan maksud yang dirasakan seperti yang diklaim oleh pejabat DPRK.

“Saya pikir sebagian besar analis akan berasumsi bahwa Amerika Serikat tidak memiliki niat untuk menyerang Korea Utara dengan kapal selam sejak kunjungan pelabuhan tersebut disampaikan kepada publik beberapa minggu sebelumnya,” kata Aum.

“Jadi, pernyataan menteri pertahanan [Korut] kemungkinan merupakan pernyataan pencegahan untuk mencoba dan mencegah pengerahan tambahan aset strategis AS ke semenanjung [Korea].”

Jenny Town, seorang senior fellow di Stimson Center dan direktur Stimson's 38 North Program yang menganalisis Korea Utara, mengatakan kepada Newsweek bahwa peringatan serangan nuklir menggemakan apa yang dikatakan saudara perempuan diktator Korea Utara Kim Jong-un, Kim Yo-jong, pada Senin lalu.

“Cara yang paling tepat untuk memastikan perdamaian dan stabilitas di semenanjung Korea saat ini adalah dengan mencegah praktik sewenang-wenang AS dalam posisi berkuasa dan dengan penggunaan kekuatan yang cukup, daripada menyelesaikan masalah dengan orang Amerika yang seperti gangster dalam sebuah sikap ramah," kata Kim Yo-jong.

Town mengatakan Sun-nam tidak mengancam penggunaan nuklir yang tidak beralasan tetapi menyoroti bahwa tindakan dan persepsi itu penting. Di bawah undang-undang DPRK tahun 2022 tentang penggunaan senjata nuklir, ada lima kondisi di mana penggunaan senjata tersebut dapat dipertimbangkan. Tiga di antaranya adalah skenario di mana serangan aktual dan persepsi serangan relevan.

"Pengingat keras semacam ini bahwa persepsi juga penting mengikuti peringatan Kim Yo-jong bahwa pesan pencegahan Korea Utara akan datang dari posisi yang kuat dan dengan kekuatan yang cukup daripada dengan cara yang bersahabat," kata Town.

"Dalam banyak hal, Korea Utara tampaknya mencerminkan apa yang mereka anggap sebagai nada dan intensitas gerakan baru-baru ini oleh AS dan ROK untuk meningkatkan pencegahan yang diperluas, mencocokkan 'kekuatan demi kekuatan' seperti yang telah mereka susun dalam formulasi sebelumnya."
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
60 Negara Kena Getok...
60 Negara Kena Getok Tarif Kerja Paksa AS 10-12,5%, Dedengkot BRICS Bakal Balik Melawan
Laporan: Pentagon Tutupi...
Laporan: Pentagon Tutupi Informasi Jumlah Korban Militer AS dalam Perang di Iran
Terungkap! AS Beri Syarat...
Terungkap! AS Beri Syarat Saudi Berdamai dengan Israel untuk Lanjutkan Perjanjian Nuklir
Rekomendasi
Timnas Indonesia Kembali...
Timnas Indonesia Kembali ke Jakarta Besok Jelang Piala AFF 2026, Langsung Uji Coba Stadion Pakansari
IHSG Ditutup Anjlok...
IHSG Ditutup Anjlok 1,88% ke 6.196, Hampir Seluruh Sektor Merana
Tegaskan Pelimpahan...
Tegaskan Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah dari Polri Sah, Jamwas Kejagung: Pernah Dilakukan di Perkara Asabri
Berita Terkini
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved