Didekati Kapal Selam AS dengan 154 Rudal Tomahawk, Korut Merasa Berhak Gunakan Bom Nuklir

Jum'at, 21 Juli 2023 - 03:24 WIB
loading...
A A A
Juru bicara Departemen Pertahanan AS Martin Meiners menegaskan kembali kepada Newsweek melalui email bahwa Amerika Serikat telah sangat jelas tentang komitmennya untuk memperpanjang pencegahan, perdamaian dan keamanan di Semenanjung Korea.

"Tindakan yang diambil oleh aliansi AS-ROK dalam Deklarasi Washington dan melalui Kelompok Konsultatif Nuklir adalah tanggapan yang bijaksana terhadap peningkatan perilaku berbahaya DPRK, dan selanjutnya tujuan aliansi untuk mempromosikan perdamaian dan stabilitas di kawasan," juru bicara Departemen Pertahanan AS lainnya, Lisa Lawrence.

"Upaya berkelanjutan DPRK untuk memajukan kemampuan rudal nuklir dan balistiknya yang melanggar hukum sangat merusak keamanan dan stabilitas kawasan," katanya.

"Berbeda dengan tindakan DPRK, upaya AS-ROK untuk meningkatkan postur pertahanan kita dan melindungi warga negara kita dari ancaman terbuka DPRK untuk menggunakan senjata nuklir tidak melanggar Resolusi Dewan Keamanan PBB."

Sebuah resolusi terkait dengan nonproliferasi senjata nuklir sebagai tanggapan terhadap situasi di Semenanjung Korea, dan sebagai tanggapan atas potensi ancaman atau eskalasi DPRK, diadopsi lagi oleh DK PBB pada bulan Maret.

Frank Aum, pakar senior Asia Timur Laut di Institut Perdamaian AS, mengatakan kepada Newsweek bahwa ancaman Kang Sun-nam tampaknya merupakan interpretasi yang masuk akal dari doktrin nuklir Korea Utara, menambahkan bahwa doktrin itu sendiri menyisakan sedikit ruang untuk interpretasi.

Namun demikian, karena salah satu kondisi potensialnya menyatakan bahwa penggunaan nuklir dapat diperlukan ketika serangan musuh, bersenjata nuklir atau non-nuklir, dinilai sudah dekat.

Aum menyoroti apa yang dia yakini sebagai bagian yang paling relevan dalam kebijakan kekuatan nuklir DPRK: "DPRK dapat menggunakan nuklir jika menilai bahwa serangan dengan nuklir atau senjata pemusnah massal telah dilakukan atau akan terjadi; dalam hal menilai bahwa serangan nuklir dan non-nuklir dari pasukan musuh terhadap kepemimpinan negara dan komando mesin kekuatan nuklir negara telah dibuat atau akan segera terjadi; jika dinilai bahwa serangan militer yang fatal terhadap objek-objek strategis penting negara telah dilakukan atau akan segera terjadi; jika diperlukan operasi untuk mencegah perluasan dan perpanjangan perang dan mengambil inisiatif perang tidak dapat dihindari pada saat darurat; dan dalam situasi yang tidak dapat dihindari bahwa ia harus mengatasinya hanya dengan nuklir dalam krisis bencana yang membahayakan keberadaan negara, kehidupan, dan keamanan rakyat.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
AS Resmi Jalin Kerja...
AS Resmi Jalin Kerja Sama Nuklir dengan Arab Saudi di Tengah Konflik Iran
Trump Murka Houthi Serang...
Trump Murka Houthi Serang 2 Kapal Tanker Saudi, Ancam Gempur Iran Habis-habisan
Rekomendasi
Eksplorasi Menyeluruh...
Eksplorasi Menyeluruh Thailand: Keseruan Berwisata di Bangkok dan Pattaya
Perkuat Ekonomi Desa,...
Perkuat Ekonomi Desa, Banten Jadi Proyek Percontohan Kedaulatan Pangan dan Energi
118 Mangrove Rusak di...
118 Mangrove Rusak di Riau, Kapolda: Tidak Ada Ruang bagi Pelaku
Berita Terkini
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
Infografis
7 Wilayah AS yang Diperoleh...
7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved