Rusia Kerahkan 100.000 Tentara untuk Serangan Besar-besaran di Kharkiv

Kamis, 20 Juli 2023 - 13:24 WIB
loading...
A A A
Garis depan saat ini di sektor tersebut ditetapkan pada Oktober 2022 setelah serangan balik Ukraina dan telah melihat pergerakan minimal sejak saat itu.

Namun selama 24 jam terakhir, pasukan Ukraina di sektor Kupyansk-Lyman mencatat peningkatan nyata dalam serangan Rusia, menghitung 536 serangan sepanjang hari dengan semua kaliber artileri.

Berita itu muncul ketika Kiev telah melunakkan retorikanya mengenai keefektifan serangan balasan mereka terhadap Rusia.

Para komandan Ukraina sekarang menyinggung kemajuan 'lambat tapi stabil' melawan Rusia alih-alih dorongan kilat menuju Laut Azov.

Pada Selasa, Sysrky mengatakan kepada program BBC Today bahwa, “Kemajuan kami benar-benar tidak berjalan secepat yang kami inginkan.”

Namun, jenderal top AS mengatakan pada Selasa bahwa serangan balik Ukraina “jauh dari kegagalan”, tetapi pertarungan di depan akan panjang dan berdarah.

“Saya pikir masih banyak pertarungan yang tersisa dan saya akan tetap dengan apa yang kami katakan sebelumnya: Ini akan berlangsung lama. Ini akan sulit. Ini akan berdarah-darah,” ungkap Mark Milley, ketua kepala staf gabungan AS.

Kementerian Pertahanan Inggris juga mengumumkan pada Selasa bahwa mereka berencana menghabiskan tambahan 2,5 miliar poundsterling untuk amunisi tentara dan menciptakan “pasukan respons global” baru. Mereka bersumpah belajar dari perang di Ukraina.

Kementerian Pertahanan mengatakan investasi tambahan dalam stok akan mencakup dekade mendatang, dan dipasangkan dengan pengeluaran dan reformasi lain yang dimaksudkan untuk mendukung ketahanan perang dan pencegahan.

Putin telah bersumpah akan membalas serangan yang dituduhkan di jembatan Kerch, yang menghubungkan Rusia ke Crimea, awal pekan ini.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Mantan Menteri Kehakiman...
Mantan Menteri Kehakiman Korsel Divonis 25 Tahun Penjara Terkait Peran dalam Darurat Militer
Iran Peringatkan Kapal-Kapal:...
Iran Peringatkan Kapal-Kapal: Selat Hormuz Masih Berbahaya!
Rekomendasi
Pacu Sektor Pariwisata,...
Pacu Sektor Pariwisata, TikTok GO Integrasikan Konten Kreator dengan Sistem Pemesanan Tiket
Tanpa Kompensasi, Harga...
Tanpa Kompensasi, Harga Asli Pertamax Tembus Rp20.000 per Liter
SMP Islam Amalina Raih...
SMP Islam Amalina Raih Penghargaan Most Innovative Eco Project di ESD Symposium 2026 Malaysia
Berita Terkini
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved