Pakar Militer: Ukraina Pakai Koridor Biji-bijian untuk Serangan Teror

Rabu, 19 Juli 2023 - 08:01 WIB
loading...
A A A
"Dan (militer Rusia) tidak akan membiarkan satu kapal pun pergi ke sana, tidak satu kapal pun, tidak hanya kapal perang, tetapi juga kapal sipil," ungkap pensiunan kolonel itu.

Kedua, Rusia dapat menargetkan pelabuhan Odessa dan Nikolaev, tempat biji-bijian dimuat, sehingga menghentikan operasinya.

“Idealnya, jika Rusia membebaskan Odessa dan Nikolaev dari rezim "Banderit" Kiev, akan dijamin sepenuhnya bahwa Ukraina tidak akan menyerang Crimea dan kapal Rusia dengan drone permukaan atau bawah air tak berawak,” ujar Litovkin.

Secara umum, dia tidak mengharapkan perubahan drastis selama operasi militer khusus Rusia setelah penangguhan kesepakatan biji-bijian.

"Saya kira tidak ada perubahan besar yang akan terjadi di bagian barat laut Laut Hitam," papar Rozhin. "Operasi pendaratan tidak diharapkan, memaksa Dnepr dari sisi (Rusia) ke arah Nikolaev dalam beberapa bulan mendatang juga tidak mungkin terjadi."

Namun, pakar memproyeksikan aksi militer ke arah Krasnolimanskoe dan Kupyanskoe akan diintensifkan.

“Demikian pula, akan ada operasi yang lebih aktif di wilayah Donetsk,” ungkap Rozhin.

"Secara alami, setidaknya sampai (musim gugur) mencair, pertempuran sengit akan berlanjut ke arah Zaporozhye di garis depan dari Kamensky ke Ugledar," pungkas pakar militer itu.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
30 Drone MQ-9 Reaper...
30 Drone MQ-9 Reaper AS Ditembak Jatuh oleh Militer Iran, Ini 4 Kelemahannya
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
Israel Kerahkan Senjata...
Israel Kerahkan Senjata Super HYPNOSIS untuk Butakan Semua Target Terbang
Jadi PM Baru, Andy Burnham...
Jadi PM Baru, Andy Burnham Izinkan AS Gunakan Pangkalan Inggris untuk Serang Iran
Cerita PM Jepang Takaichi...
Cerita PM Jepang Takaichi Tetap Cuci Baju hingga Nyetrika, Tidur Cuma 0-3 Jam Sehari
Rekomendasi
Tafsir Surat Al Kahfi...
Tafsir Surat Al Kahfi Ayat 1-10 : Siapa yang Rutin Membacanya akan Dilindungi dari Dajjal
Wanita Punya Proteksi...
Wanita Punya Proteksi Alami dari Serangan Jantung, Tapi Bisa Hilang karena Ini
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Ambles ke Level 6.266 saat Ada 518 Saham Malas Bergerak
Berita Terkini
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Infografis
AS Setujui Penjualan...
AS Setujui Penjualan Peralatan Senilai Rp5 T untuk F-16 ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved