Babak Akhir Tentara Bayaran di Rusia, Wagner Tutup Pelatihan Militer

Rabu, 19 Juli 2023 - 00:42 WIB
loading...
Babak Akhir Tentara...
Wagner menutup kamp pelatihan militernya di Rusia. Foto/Reuters
A A A
MOSKOW - Anggota kelompok tentara bayaran Wagner telah mengumumkan penutupan pangkalan utama kelompok itu di Rusia selatan. Itu bisa menjadi sinyal babak akhir drama Wagner. Nasib kelompok tentara bayaran tersebut akan berakhir di Rusia.

Itu sebagai langkah karena mereka ditempatkan kembali di Belarusia menyusul pemberontakan yang gagal terhadap kepemimpinan militer Rusia.

Fasilitas militer Molkino di wilayah Krasnodar telah berfungsi sebagai tempat pelatihan utama Wagner sampai pemimpin tentara bayaran Yevgeny Prigozhin melancarkan pemberontakan singkat bulan lalu.

Baca Juga: Makin Mandul, Wagner Serahkan 2.000 Peralatan Tempur ke Kremlin

Sebuah kesepakatan yang ditengahi oleh Presiden Belarusia Alexander Lukashenko mengizinkan Prigozhin dan para pejuang Wagnernya pergi ke pengasingan di Belarus dengan imbalan Kremlin membatalkan tuduhan pemberontakan kriminal.

Rekaman yang dibagikan oleh saluran Telegram Razgruzka Vagnera (“Unloading Wagner”) pada Senin malam menunjukkan para tentara bayaran secara seremonial menurunkan bendera Wagner dan tiga warna Rusia di tempat latihan Krasnodar.

“Markas utama akan tidak ada lagi. PMC Wagner akan berangkat ke area penempatan baru,” kata salah satu pejuang di depan kamera tanpa menyebutkan tujuan akhir kelompok itu, dilansir Moscow Times.

Pejuang Wagner lain yang tidak disebutkan namanya, diapit oleh puluhan tentara bayaran dalam seragam tempur yang sama, mengatakan pusat pelatihan Molkino akan menangguhkan operasi pada 30 Juli.

Baca Juga: Mantan Tentara Wagner Tuding Prigozhin Terlalu Egois dan Mau Untung Sendiri

Video tersebut muncul setelah konfirmasi dari pejabat Ukraina dan Polandia pada akhir pekan bahwa "beberapa ratus" tentara bayaran Wagner telah tiba di Belarusia.

Pusat Perlawanan Nasional - afiliasi Kementerian Pertahanan Ukraina - mengutip "partisan Belarusia", memperkirakan bahwa lebih dari 700 pejuang Wagner telah menetap di Belarusia.

Sebuah kelompok pemantau Belarusia yang melacak pergerakan pasukan mengatakan sehari sebelumnya bahwa konvoi lebih dari 100 kendaraan yang membawa bendera Rusia dan lambang Wagner sedang menuju ke kamp lapangan di wilayah Asipovichy, sekitar 90 kilometer tenggara Minsk.

Pihak berwenang Belarusia mengatakan pekan lalu bahwa pejuang Wagner bertindak sebagai instruktur militer untuk pasukan pertahanan teritorial negara itu.

Institute for the Study of War (ISW) yang berbasis di AS mengatakan para pejuang Wagner kemungkinan akan terus dikirim dari Molkino ke Belarusia dalam beberapa bulan mendatang.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Mantan Menteri Kehakiman...
Mantan Menteri Kehakiman Korsel Divonis 25 Tahun Penjara Terkait Peran dalam Darurat Militer
Iran Peringatkan Kapal-Kapal:...
Iran Peringatkan Kapal-Kapal: Selat Hormuz Masih Berbahaya!
Rekomendasi
Inilah Alasan XLSMART...
Inilah Alasan XLSMART Tanam Ratusan Menara 5G di IKN
Teknik Elektro UMB Hadirkan...
Teknik Elektro UMB Hadirkan Teknologi Tepat Guna dan Akuaponik di Srengseng
DPR: Kasus Chromebook...
DPR: Kasus Chromebook Adalah The New White Collar Crime Terbaik Tanpa Kriminalisasi
Berita Terkini
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Infografis
10 Radar Militer Terbaik...
10 Radar Militer Terbaik di Dunia, Sudah Teruji di Medan Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved