Wanita Ini Menelepon Polisi 2.761 Kali karena Kesepian

Selasa, 18 Juli 2023 - 12:18 WIB
loading...
Wanita Ini Menelepon...
Seorang wanita Jepang menelepon polisi hingga 2.761 kali karena kesepian. Dia sekarang ditangkap setelah Layanan Pemadam Kebakaran yang jadi korban ulah isengnya melapor ke polisi. Foto/REUTERS/Ilustrasi
A A A
TOKYO - Seorang wanita Jepang telah menelepon polisi sebanyak 2.761 kali selama hampir tiga tahun. Dia melakukan panggilan darurat palsu karena kesepian.

Ulah iseng Niroko Hatagami (51) asal Matsudo, Prefektur Chiba, terhenti setelah dia ditangkap pasukan polisi pada Kamis pekan lalu.

Dia ditangkap dan ditahan atas tuduhan menghalangi operasi pemadam kebakaran setempat. Belakangan terungkap bahwa dialah yang melakukan panggilan telepon iseng kepada polisi hingga ribuan kali.

Baca Juga: Shoji Marimoto, Pria yang Sewakan Dirinya untuk Tidak Melakukan Apa-apa

Menurut laporan media lokal, Niroko Hatagami sudah melakukan panggilan darurat dari ponselnya dan dengan cara lain selama setidaknya dua tahun sembilan bulan antara Agustus 2020 hingga Mei 2023.

Dia mengaku menelepon dari rumahnya dan di lokasi lain di sekitar lingkungannya karena dia merasa kesepian. "Saya ingin seseorang mendengarkan dan memberi saya perhatian," katanya, yang dilansir Metro.co.uk, Selasa (18/7/2023).

Selama periode di mana dia membuat klaim darurat palsu, dia diduga mengeluhkan sakit perut, overdosis obat, sakit kaki, dan gejala lainnya kepada pihak berwenang.

Ketika layanan lokal tiba, dia berulang kali menolak bantuan medis, menyangkal telah menelepon.

Penangkapannya terjadi setelah Departemen Pemadam Kebakaran Matsudo mengajukan pengaduan ke polisi pada 20 Juni.

Sebuah studi telah mengungkapkan hampir 1,5 juta orang di Jepang mungkin menderita kesepian akut, dengan tingkat yang diperburuk oleh keadaan darurat Covid-19.

Kasus Niroko mengingatkan kasus Charlotte Walkinshaw, asal Ramsgate, yang pada Agustus 2022 dipenjara selama dua tahun setelah melakukan lebih dari 30 panggilan palsu ke layanan darurat.

Walkinshaw, yang memiliki 76 dakwaan sebelumnya, secara rutin berpura-pura menjadi korban kejahatan atau membutuhkan perhatian medis yang mendesak.

Pengacaranya berargumen bahwa Walkinshaw telah menderita trauma di berbagai titik dalam hidupnya, di mana hakim memberikan "simpati yang besar".

Namun, hakim tetap mengatakan kepadanya saat menjatuhkan hukuman: 'Anda akan menelepon mereka, memberi tahu mereka beberapa hal yang tidak masuk akal dan membuat mereka menghabiskan waktu bersama Anda."

"Anda harus tahu pada usia Anda, layanan darurat sangat sulit, dan saya takut memikirkan berapa puluh ribu pound yang telah dikeluarkan dan berapa banyak orang yang benar-benar sakit membutuhkan polisi atau layanan pemadam kebakaran harus menunggu, dengan hasil yang berpotensi bencana," lanjut hakim.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Perempuan Cantik Ini...
Perempuan Cantik Ini Tewas dalam Atraksi Lompat Jembatan 30 Meter karena Petugas Lupa Pasang Tali Pengaman
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Skandal Umur Politisi...
Skandal Umur Politisi Mungil Ini Hebohkan Nigeria, Berusia 30 atau 16 Tahun?
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Catat! Biaya Visa Masuk...
Catat! Biaya Visa Masuk Jepang Naik 5 Kali Lipat, Jadi Rp1,7 Juta
Rekomendasi
Ketum PASI Luhut Panjaitan...
Ketum PASI Luhut Panjaitan Apresiasi Dukungan Prabowo untuk Pelatnas Jangka Panjang
Tegas! Roy Suryo dan...
Tegas! Roy Suryo dan Dokter Tifa Menolak Restorative Justice dalam Kasus Ijazah Jokowi
GIC: Ziarah Kapolri...
GIC: Ziarah Kapolri Bentuk Penghormatan Tulus terhadap Tokoh Bangsa Tanpa Kecuali
Berita Terkini
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Profil Abelardo De La...
Profil Abelardo De La Espriella, Pengacara Berjam Tangan Mewah yang Jadi Presiden Baru Kolombia
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved