5 Alasan Mengapa Banyak Remaja Palestina di Jenin Ingin Menjadi Syuhada

Sabtu, 15 Juli 2023 - 22:49 WIB
loading...
A A A
Pakar dan pendidik kesehatan mental mengatakan penting untuk memberi remaja yang frustrasi perasaan tentang siapa mereka sebagai individu untuk menanamkan harapan dan secara bertahap menjauhkan mereka dari keputusasaan.

Mustafa Sheta adalah direktur Freedom Theatre, yang menggunakan seni untuk memberdayakan pemuda Palestina di kamp pengungsi Jenin dan mendorong ekspresi kreatif sebagai metode menghadapi kesulitan hidup sehari-hari di bawah pendudukan.

“Kami fokus mendorong mereka untuk mempertimbangkan 'Siapa aku? Dan manfaat apa yang bisa saya berikan?’” kata Sheta, “karena keputusan untuk menjadi martir berasal dari betapa mereka tidak menghargai hidup mereka.”

Para guru mengatakan tantangannya adalah sering membuat anak-anak sibuk di luar kelas dan jauh dari kekerasan di sekitar mereka.

“Kami mencoba memberi tahu mereka tentang masa depan, tentang menjadi ibu, dokter, insinyur – untuk membuat mereka mengerti bahwa mereka dapat memiliki peran [dalam masyarakat],” kata Uhmud Ahmad, seorang guru di sebuah sekolah yang dikelola oleh badan PBB untuk pengungsi Palestina. .

Tetapi kenyataan sering berbalik.

Di ruang kelas di lantai pertama salah satu sekolah yang dikelola PBB, sekelompok gadis berkumpul di sekitar meja kosong dengan mawar merah di atasnya. Di sebelah mawar itu ada foto Sadil, salah satu teman sekelas mereka yang ditembak mati oleh penembak jitu Israel dua minggu sebelum penyerbuan terakhir.

“Bagaimana saya bisa membayangkan akan jadi apa saya dalam 10 tahun ketika saya tidak yakin akan bangun besok?” tanya Salma Firaz, 15, yang duduk di meja sebelah Sadil.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Mengkritik Israel Bukan Berarti Anti-Semit
Rekomendasi
Bidik Penguatan Basis...
Bidik Penguatan Basis Distrik, Wakil Bupati Yan Kiraklak Resmi Pimpin DPD Partai Perindo Yalimo
Perkenalkan Budaya Aceh,...
Perkenalkan Budaya Aceh, Peserta Audisi Miss Indonesia 2026 Tampil dengan Tari Ratoh Jaroe
Kantor Imigrasi Denpasar...
Kantor Imigrasi Denpasar dan 2 Lokasi Lainnya Digeledah KPK, Bukti Elektronik hingga Dokumen Disita
Berita Terkini
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
Infografis
5 Pesepak Bola Dunia...
5 Pesepak Bola Dunia yang Tetap Puasa di Tengah Kompetisi Padat Ramadan 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved