China: NATO Adalah Pembuat Onar yang Sebenarnya
Jum'at, 14 Juli 2023 - 16:57 WIB
loading...
A
A
A
Zhang Jun menolak klaim itu sebagai fitnah yang dia sebut telah mencoreng China, mengklaim bahwa blok militer pimpinan AS masih terjebak dalam mentalitas Perang Dingin.
Dia mengatakan NATO yang menggambarkan dirinya sebagai organisasi regional telah melanggar prinsipnya dengan memasuki kawasan Asia-Pasifik. "Dan membawa lebih banyak dampak negatif dan faktor destruktif pada keamanan regional dan global," paparnya.
Zhang mengatakan meskipun NATO mengeklaim sebagai aliansi pertahanan, aliansi itu telah mendorong anggotanya untuk meningkatkan pengeluaran militer, terus melintasi perbatasan, dan memprovokasi konfrontasi.
"Setiap anggota NATO mengejar standar ganda, mempromosikan pembagian nuklir, 'aliansi nuklir', dan semakin memperburuk ketegangan regional. Banyak fakta telah membuktikan bahwa NATO adalah pembuat onar yang sebenarnya," paparnya.
“China tidak menimbulkan masalah, tetapi tidak takut akan masalah,” kata Zhang, seraya menambahkan bahwa Beijing akan dengan tegas menentang perambahan apa pun terhadap integritas teritorial dan kepentingan nasional China.
Dia mengatakan NATO yang menggambarkan dirinya sebagai organisasi regional telah melanggar prinsipnya dengan memasuki kawasan Asia-Pasifik. "Dan membawa lebih banyak dampak negatif dan faktor destruktif pada keamanan regional dan global," paparnya.
Zhang mengatakan meskipun NATO mengeklaim sebagai aliansi pertahanan, aliansi itu telah mendorong anggotanya untuk meningkatkan pengeluaran militer, terus melintasi perbatasan, dan memprovokasi konfrontasi.
"Setiap anggota NATO mengejar standar ganda, mempromosikan pembagian nuklir, 'aliansi nuklir', dan semakin memperburuk ketegangan regional. Banyak fakta telah membuktikan bahwa NATO adalah pembuat onar yang sebenarnya," paparnya.
“China tidak menimbulkan masalah, tetapi tidak takut akan masalah,” kata Zhang, seraya menambahkan bahwa Beijing akan dengan tegas menentang perambahan apa pun terhadap integritas teritorial dan kepentingan nasional China.
(mas)
Lihat Juga :