4 Alasan Mengapa Ukraina Menarget Petinggi Militer Rusia

Jum'at, 14 Juli 2023 - 02:17 WIB
loading...
A A A
Akuisisi rudal Storm Shadow baru-baru ini berarti Ukraina dapat mencapai petinggi Rusia di tempat-tempat yang dulunya aman. Rudal memiliki jangkauan 150 mil, hampir tiga kali lipat dari rudal yang sebelumnya digunakan Ukraina.

“Secara umum, memiliki kemampuan untuk melakukan serangan presisi yang mendalam, dikombinasikan dengan kecerdasan yang baik dan siklus penargetan yang cepat, dapat membuka peluang serangan pada target yang sangat spesifik, termasuk individu,” kata Williams.

Baca Juga: 5 Keluhan Tentara Wanita Ukraina Melawan Prajurit Rusia di Medan Perang

2. Sistem Komando Rusia yang Kacau

4 Alasan Mengapa Ukraina Menarget Petinggi Militer Rusia

Foto/Reuters

Struktur komando Rusia yang kaku membuat perwira junior sering merasa tidak mampu membuat keputusan independen, dan moral di garis depan dikatakan buruk, yang berarti perwira senior mengambil kendali langsung dan membuka diri terhadap bahaya.

Sistem komunikasi Rusia yang buruk juga berperan. Seorang jenderal Rusia terbunuh pada bulan-bulan awal setelah dia menggunakan ponsel biasa yang mudah dilacak menggunakan data ponsel. Kremlin sejak itu melarang penggunaan perangkat di garis depan.

Tetapi bahkan ketika para jenderal Rusia ditempatkan jauh di belakang garis depan, seperti halnya dengan Tsokov, senjata presisi jarak jauh Ukraina berarti mereka masih dapat dikejar.

3. Laporan Intelijen yang Baik

4 Alasan Mengapa Ukraina Menarget Petinggi Militer Rusia

Foto/Reuters

Menurut seorang pejabat intelijen senior Jepang yang dikutip oleh Nikkei, intelijen lokal yang kuat tampaknya menjadi faktor kunci lain di balik pembunuhan tersebut.

"Mungkin ada informan di dua wilayah timur yang memberikan informasi ke Ukraina," kata sumber itu kepada publikasi tersebut, merujuk pada wilayah Donetsk dan Luhansk yang diduduki Rusia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Bom Ransel Meledak di...
Bom Ransel Meledak di Apartemen Monako, Oligarki Ukraina Vadym Iermolaiev Terluka
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Pesawat Pembawa Penerjun...
Pesawat Pembawa Penerjun Payung Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Janggal, Jubir Angkatan...
Janggal, Jubir Angkatan Laut Garda Revolusi Iran Tewas akibat Kecelakaan
Rekomendasi
Investasi Hijau, Pertamina...
Investasi Hijau, Pertamina Port & Logistics Tanam 600 Mangrove di Balikpapan
Prancis Lolos ke 16...
Prancis Lolos ke 16 Besar usai Singkirkan Swedia, Mbappe Borong 2 Gol
Apartemen Disita Jelang...
Apartemen Disita Jelang Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Buka Suara
Berita Terkini
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved