4 Alasan Mengapa Ukraina Menarget Petinggi Militer Rusia

Jum'at, 14 Juli 2023 - 02:17 WIB
loading...
4 Alasan Mengapa Ukraina...
Ukraina menargetkan para petinggi militer Rusia dengan misil bantuan Barat. Foto/Reuters
A A A
KYIV - Dalam beberapa pekan terakhir, banyak petinggi militer Rusia menjadi target serangan rudal Ukraina. Itu menunjukkan strategi baru bahwa Ukraina memiliki informasi intelijen yang kuat tentang keberadaan para jenderal Rusia di medan perang.

Pada Selasa lalu, laporan mulai beredar di saluran Telegram Rusia tentang kematian perwira tinggi militer Rusia lainnya di Ukraina.

Letnan Jenderal Oleg Tsokov tewas dalam serangan Ukraina menggunakan rudal Storm Shadow buatan Inggris.

Ledakan itu menghantam sebuah hotel yang menampung perwira Rusia di kota Berdiansk yang diduduki.

Tingkat keberhasilan Ukraina dalam membunuh para jenderal Rusia sangat mencengangkan. Menurut intelijen Jepang pada Februari, 20 jenderal Rusia telah tewas sejauh ini dalam perang, Nikkei melaporkan.

Jadi ada apa di balik tingginya angka kematian di Rusia?

Berikut adalah 4 alasan kenapa Ukraina menargetkan para petinggi milter Rusia.

1. Memiliki Misil Canggih Bantuan Barat

4 Alasan Mengapa Ukraina Menarget Petinggi Militer Rusia

Foto/Reuters

Ian Williams, seorang analis di Center for Strategic and International Studies, mengatakan bahwa masalah dengan struktur komando Rusia, dan senjata canggih seperti Storm Shadow, menjadi salah satu faktornya.

“Saya pikir alasan banyak perwira tinggi Rusia tewas dalam sebagian besar perang adalah karena kedekatan mereka dengan garis depan, karena masalah militer Rusia dengan komando dan kontrol serta delegasi,” katanya, dilansir Insider.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Bom Ransel Meledak di...
Bom Ransel Meledak di Apartemen Monako, Oligarki Ukraina Vadym Iermolaiev Terluka
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
Trump: Komunisme, Ancaman...
Trump: Komunisme, Ancaman Terbesar bagi AS
Rekomendasi
5 Fakta Menarik Norwegia...
5 Fakta Menarik Norwegia Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 usai Singkirkan Pantai Gading
Apartemen Disita Jelang...
Apartemen Disita Jelang Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Buka Suara
Badan Siber PP GP Ansor...
Badan Siber PP GP Ansor Kritik Ketertutupan Pembahasan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber
Berita Terkini
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved