32 Pesawat Militer China, Termasuk 4 Bomber Nuklir, Terobos ADIZ Taiwan
Rabu, 12 Juli 2023 - 17:48 WIB
loading...
A
A
A
China telah menggelar latihan perang di sekitar Taiwan Agustus tahun lalu dan sekali lagi pada April lalu. Sejak itu, militer Beijing secara teratur menerbangkan pesawat militer melintasi garis median Selat Taiwan, yang sebelumnya berfungsi sebagai penghalang tidak resmi antara kedua pihak.
Kementerian Pertahanan Taiwan, dalam sebuah pernyataan yang dikutip Reuters, mengatakan bahwa dalam 24 jam terakhir pihaknya telah mendeteksi 32 pesawat Angkatan Udara China memasuki ADIZ Taiwan. Puluhan pesawat itu campuran antara jet tempur, helikopter, pesawat pengebom nuklir dan pesawat peringatan dini.
Menurut peta yang disediakan Kementerian Pertahanan Taiwan, empat bomber nuklir China terbang ke selatan Taiwan dan ke Pasifik sebelum akhirnya kembali ke China.
Pada Selasa malam, kementerian tersebut mengatakan pesawat dan kapal perang China bertindak dalam koordinasi untuk melakukan latihan bersama di selatan Taiwan. Setidaknya ada empat kapal perang Beijing yang terlibat dalam "patroli kesiapan tempur".
Taiwan, imbuh kementerian tersebut, mengirim pesawat dan kapal perangnya sendiri untuk memantau aktivitas militer China.
Kementerian Pertahanan Taiwan, dalam sebuah pernyataan yang dikutip Reuters, mengatakan bahwa dalam 24 jam terakhir pihaknya telah mendeteksi 32 pesawat Angkatan Udara China memasuki ADIZ Taiwan. Puluhan pesawat itu campuran antara jet tempur, helikopter, pesawat pengebom nuklir dan pesawat peringatan dini.
Menurut peta yang disediakan Kementerian Pertahanan Taiwan, empat bomber nuklir China terbang ke selatan Taiwan dan ke Pasifik sebelum akhirnya kembali ke China.
Pada Selasa malam, kementerian tersebut mengatakan pesawat dan kapal perang China bertindak dalam koordinasi untuk melakukan latihan bersama di selatan Taiwan. Setidaknya ada empat kapal perang Beijing yang terlibat dalam "patroli kesiapan tempur".
Taiwan, imbuh kementerian tersebut, mengirim pesawat dan kapal perangnya sendiri untuk memantau aktivitas militer China.
Lihat Juga :