Kuba Sebut Kapal Selam Nuklir AS di Teluk Guantanamo Eskalasi Provokatif

Rabu, 12 Juli 2023 - 04:23 WIB
loading...
A A A
Washington tidak mengkonfirmasi bahwa ada kapal selam di pangkalan angkatan laut tersebut.

Departemen Luar Negeri AS menolak memberikan informasi tentang pergerakan aset militer. Dikatakan Kuba ingin mengalihkan perhatian dari peringatan dua tahun protes jalanan terbesar yang terlihat di Kuba sejak revolusi 1959 Fidel Castro. Pada hari Senin, Kuba menuduh AS menghasut kerusuhan itu.

"Upaya pemerintah Kuba untuk mengalihkan perhatian dunia dari pentingnya hari ini transparan dan dapat direalisasikan," kata seorang pejabat Departemen Luar Negeri AS.

Gedung Putih dan Departemen Pertahanan AS tidak segera menanggapi permintaan komentar.

William LeoGrande, seorang profesor di Universitas Amerika Washington, mengatakan kepada Reuters bahwa sulit untuk mengetahui motivasi pergerakan kapal selam AS, menunjuk pada kemungkinan masalah teknis atau tanggapan terhadap kekhawatiran baru-baru ini tentang China.

Baca Juga: Dilaporkan Bangun Pangkalan Mata-mata Rahasia di Kuba, China Semprot AS

"Secara keseluruhan ini adalah insiden yang benar-benar merupakan gejala dari fakta bahwa Kuba sekali lagi terjebak di antara negara adidaya dalam apa yang tampaknya merupakan munculnya Perang Dingin baru," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Fasilitas Gas Qatar, Korban Berjatuhan
Rekomendasi
Indonesia, Swiss, dan...
Indonesia, Swiss, dan UNDP Luncurkan Fase Baru Transformasi Lanskap Berkelanjutan di Indonesia
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
Hadapi Masa Depan yang...
Hadapi Masa Depan yang Tak Pasti, Mahasiswa Diajarkan Kepemimpinan, Inovasi, dan Talenta Digital
Berita Terkini
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved