Kuba Sebut Kapal Selam Nuklir AS di Teluk Guantanamo Eskalasi Provokatif
Rabu, 12 Juli 2023 - 04:23 WIB
loading...
A
A
A
Kuba telah lama meminta AS untuk menutup pangkalan angkatan lautnya yang berusia 121 tahun di bagian timur pulau itu, bersama dengan penjara militer yang didirikan Washington di sana pada tahun 2002.
Para kritikus mengatakan penjara Teluk Guantanamo telah digunakan untuk penahanan sewenang-wenang dan penyiksaan terhadap orang-orang yang diduga melakukan terorisme.
Pada bulan Juni, Havana dan Beijing menolak laporan yang mengutip pejabat AS yang menyatakan bahwa China menggunakan Kuba sebagai basis mata-mata. Amerika Serikat tidak memberikan bukti tentang pangkalan semacam itu.
AS telah mempertahankan embargo perdagangan terhadap pulau Karibia selama lebih dari 60 tahun.
Selama krisis ekonomi yang diperburuk oleh pandemi COVID-19, puluhan ribu orang Kuba beremigrasi ke Amerika Serikat.
Baca juga: Kuba Tepis Laporan China Bangun Pangkalan Mata-mata Rahasia
Para kritikus mengatakan penjara Teluk Guantanamo telah digunakan untuk penahanan sewenang-wenang dan penyiksaan terhadap orang-orang yang diduga melakukan terorisme.
Pada bulan Juni, Havana dan Beijing menolak laporan yang mengutip pejabat AS yang menyatakan bahwa China menggunakan Kuba sebagai basis mata-mata. Amerika Serikat tidak memberikan bukti tentang pangkalan semacam itu.
AS telah mempertahankan embargo perdagangan terhadap pulau Karibia selama lebih dari 60 tahun.
Selama krisis ekonomi yang diperburuk oleh pandemi COVID-19, puluhan ribu orang Kuba beremigrasi ke Amerika Serikat.
Baca juga: Kuba Tepis Laporan China Bangun Pangkalan Mata-mata Rahasia
(ian)
Lihat Juga :