Intervensi Kerajaan Bayangi Pertarungan Perebutan Kursi Perdana Menteri Thailand

Selasa, 11 Juli 2023 - 15:29 WIB
loading...
Intervensi Kerajaan...
Raja Kerajaan Thailand Maha Vajiralongkorn memiliki pengaruh besar dalam perpolitikan Thailand. Foto/Reuters
A A A
BANGKOK - Peran monarki di Thailand menjadi inti dari kebuntuan yang membayangi yang dapat membawa ekonomi terbesar kedua di Asia Tenggara itu ke dalam krisis, dengan para reformis sekali lagi berlomba-lomba untuk melepaskan cengkeraman kekuasaan militer royalis. pembentukan.

Terlepas dari kemenangan yang menakjubkan dengan sekutunya dalam pemilihan 14 Mei atas partai-partai pro-militer, partai Move Forward berhaluan progresif yang dipimpin oleh Pita Limjaroenrat menghadapi jalan yang tidak pasti menuju pemerintahan.

Alasan utamanya adalah bahwa bagian dari platform politik Move Forward adalah proposal yang pernah terpikirkan untuk mengubah undang-undang "lese majeste" Thailand, Pasal 112 KUHP yang menghukum penghinaan terhadap monarki hingga 15 tahun penjara.

Baca Juga: Thailand Bisa Jadi Contoh Keberhasilan Investasi Asing di ASEAN

Di negara di mana penghormatan terhadap raja selama beberapa dekade telah dipromosikan sebagai pusat identitas nasional, gagasannya sangat radikal sehingga partai minoritas dan banyak anggota Senat yang ditunjuk telah bersumpah untuk menghalangi Pita menjadi perdana menteri.

"Amandemen yang diusulkan itu tidak menghormati dan menghina monarki," kata Senator Seri Suwanpanon kepada Reuters.

Militer selama beberapa dekade menjalankan tugasnya untuk mempertahankan monarki untuk membenarkan intervensi dalam politik, dan menggunakan hukum lese majeste untuk membungkam perbedaan pendapat.

Di parlemen, potret raksasa Raja Maha Vajiralongkorn digantung di atas ruangan tempat anggota akan memilih perdana menteri pada Kamis.

Tetapi pertempuran tentang siapa yang mendapatkan pekerjaan dapat menyebabkan kebuntuan selama berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan berkat suara dari 250 kursi Senat, yang ditunjuk oleh junta, yang dapat menghalangi aliansi progresif pemenang pemilu untuk mengamankan pilihannya dalam pemungutan suara gabungan dari kedua majelis.

Baca Juga: Kaki Wanita Ini Dipotong karena Terperangkap di Trotoar Bergerak Bandara Thailand

Sistem itu ditetapkan dalam konstitusi yang dirancang setelah kudeta tahun 2014 yang dipimpin oleh panglima militer saat itu Prayuth Chan-ocha, perdana menteri yang partainya kalah telak dalam pemilihan Mei.

Banyak hal bergantung pada apakah sekutu utama Move Forward, pemenang tempat kedua Pheu Thai, bertahan atau mencari mitra koalisi lain jika tawaran Pita terlihat gagal.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Krisis Politik Inggris...
Krisis Politik Inggris Makin Parah, PM Keir Starmer Bersiap Mengundurkan Diri
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Gempa M7,2 di Jepang:...
Gempa M7,2 di Jepang: Gedung-Gedung di Tokyo Berguncang, Korban Nihil
Rekomendasi
Nasabah Mekaar Naik...
Nasabah Mekaar Naik Kelas Capai 2,5 Juta Sepanjang 2025
Tanpa Kompensasi, Harga...
Tanpa Kompensasi, Harga Asli Pertamax Tembus Rp20.000 per Liter
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
Berita Terkini
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Infografis
19 Menteri Bergelar...
19 Menteri Bergelar S3, Prabowo Tagih Kepintarannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved