Pria China Serang Taman Kanak-kanak, 6 Tewas Termasuk 3 Anak-anak
Senin, 10 Juli 2023 - 23:59 WIB
loading...
A
A
A
Dalam sebagian besar kasus ini, pelakunya adalah laki-laki dan telah mengungkapkan dendam terhadap masyarakat. Pola serupa terlihat dalam pembunuhan massal di negara lain, dari AS hingga Jepang. Tetapi para ahli mengatakan mungkin ada beberapa alasan tambahan untuk peningkatan penikaman massal di China.
Mereka yakin pandemi Covid-19, yang memaksa kota-kota di China mengalami lockdown terlama dan terberat di dunia, bisa menjadi salah satu alasannya. Efek sampingnya belum dipahami dengan baik, tetapi dapat mencakup perasaan marah dan dendam, serta melibatkan hilangnya pekerjaan, investasi, dan hubungan.
Faktor lain yang mungkin dikutip adalah stres yang tinggi dan harapan yang tinggi pada pria muda di masyarakat China. Hal ini diperparah oleh tingginya tingkat pengangguran kaum muda dan melebarnya jurang kaya-miskin. Seorang ahli mengatakan kepada BBC bahwa rasa "kekurangan sosial" yang kuat dapat menyebabkan beberapa orang menggunakan kekerasan untuk melampiaskan rasa frustrasi mereka terhadap masyarakat.
Pihak berwenang China telah meningkatkan keamanan di sekitar sekolah sejak 2010. Tahun itu, Kementerian Keamanan Publik telah mendesak pihak berwenang setempat untuk "menindak tegas" kegiatan kriminal untuk memastikan keselamatan guru dan siswa.
Setelah serangan April 2021, Kementerian Pendidikan China juga mengamanatkan latihan evakuasi darurat di sekolah.
Khawatir akan serangan peniru, Beijing juga tidak mengizinkan media pemerintah untuk mempublikasikan rincian lengkap insiden hari Senin di taman kanak-kanak tersebut.
Baca Juga: Warganya Terluka Akibat Kerusuhan, China Ajukan Protes ke Prancis
Mereka yakin pandemi Covid-19, yang memaksa kota-kota di China mengalami lockdown terlama dan terberat di dunia, bisa menjadi salah satu alasannya. Efek sampingnya belum dipahami dengan baik, tetapi dapat mencakup perasaan marah dan dendam, serta melibatkan hilangnya pekerjaan, investasi, dan hubungan.
Faktor lain yang mungkin dikutip adalah stres yang tinggi dan harapan yang tinggi pada pria muda di masyarakat China. Hal ini diperparah oleh tingginya tingkat pengangguran kaum muda dan melebarnya jurang kaya-miskin. Seorang ahli mengatakan kepada BBC bahwa rasa "kekurangan sosial" yang kuat dapat menyebabkan beberapa orang menggunakan kekerasan untuk melampiaskan rasa frustrasi mereka terhadap masyarakat.
Pihak berwenang China telah meningkatkan keamanan di sekitar sekolah sejak 2010. Tahun itu, Kementerian Keamanan Publik telah mendesak pihak berwenang setempat untuk "menindak tegas" kegiatan kriminal untuk memastikan keselamatan guru dan siswa.
Setelah serangan April 2021, Kementerian Pendidikan China juga mengamanatkan latihan evakuasi darurat di sekolah.
Khawatir akan serangan peniru, Beijing juga tidak mengizinkan media pemerintah untuk mempublikasikan rincian lengkap insiden hari Senin di taman kanak-kanak tersebut.
Baca Juga: Warganya Terluka Akibat Kerusuhan, China Ajukan Protes ke Prancis
(ian)
Lihat Juga :