Negara ASEAN Perlu Waspada, Vietnam Terus Meningkatkan Pengaruhnya di LCS
Senin, 10 Juli 2023 - 22:47 WIB
loading...
A
A
A
Sekretaris KORAL Mida Saragih menilai ada beberapa kerugian yang diterima Indonesia jika melakukan pemberian konsesi ke Vietnam.
"Terkait dengan sumber daya alam dan sumber daya ikan, Vietnam sudah menjadi 'residivis' pencurian ikan yang berulang kali terjaring operasi penangkapan di perairan Indonesia," kata Mida dalam keterangan tertulis Minggu (9/7/2023).
Terhadap pemberian konsesi Indonesia, Anggota DPD RI, Fahira Idris juga menuturkan jika memang ada draft konsesi atau perjanjian yang diajukan oleh pihak Indonesia dan pihak Vietnam harusnya dijabarkan kepada publik.
"Tidak boleh ada satu pun klausul yang diajukan justru akan merugikan kita. Saya mengimbau publik untuk mengawal tiap proses perundingan batas ZEE dengan Vietnam," kata Fahira Idris.
"Tindakan Vietnam tidak menunjukkan ketulusan dalam negosiasi dan memaksa Indonesia untuk memberi konsesi telah itu merugikan kepentingan Indonesia", juga kata Penasehat Senior Think tank Indonesia Ocean Justice Initiative (IOJI) Andreas Salim.
Baca Juga: Kapal Latih Angkatan Laut China Kunjungi Filipina
"Terkait dengan sumber daya alam dan sumber daya ikan, Vietnam sudah menjadi 'residivis' pencurian ikan yang berulang kali terjaring operasi penangkapan di perairan Indonesia," kata Mida dalam keterangan tertulis Minggu (9/7/2023).
Terhadap pemberian konsesi Indonesia, Anggota DPD RI, Fahira Idris juga menuturkan jika memang ada draft konsesi atau perjanjian yang diajukan oleh pihak Indonesia dan pihak Vietnam harusnya dijabarkan kepada publik.
"Tidak boleh ada satu pun klausul yang diajukan justru akan merugikan kita. Saya mengimbau publik untuk mengawal tiap proses perundingan batas ZEE dengan Vietnam," kata Fahira Idris.
"Tindakan Vietnam tidak menunjukkan ketulusan dalam negosiasi dan memaksa Indonesia untuk memberi konsesi telah itu merugikan kepentingan Indonesia", juga kata Penasehat Senior Think tank Indonesia Ocean Justice Initiative (IOJI) Andreas Salim.
Baca Juga: Kapal Latih Angkatan Laut China Kunjungi Filipina
Lihat Juga :