Al-Quran Dibakar, Otoritas Houthi Larang Impor Barang Swedia

Minggu, 09 Juli 2023 - 15:11 WIB
loading...
Al-Quran Dibakar, Otoritas...
Al-Quran dibakar, otoritas Houthi larang impor barang dari Swedia. Foto/Al Arabiya
A A A
SANAA - Kelompok pemberontak Houthi , yang menguasai bagian utara Yaman, telah melarang impor barang dari Swedia. Itu dilakukan sebagai protes atas pembakaran al-Quran di Stockholm.

“Yaman adalah negara Islam pertama yang melarang impor barang Swedia setelah pelanggaran dan penodaan umat Islam yang paling suci,” bunyi laporan stasiun TV yang dikelola Houth, al Masirah, mengutip pernyataan menteri perdagangan Houthi seperti disitir dari Al Arabiya, Minggu (9/7/2023).

Menteri itu menggambarkan impor Swedia sebagai "terbatas" tetapi mengatakan keputusan itu memiliki nilai simbolis dan larangan itu adalah yang paling bisa dilakukan Houthi. Dia juga meminta sesama negara Islam untuk mengikutinya.

Baca Juga: Warga Asing Diadili karena Melecehkan Al-Qur'an di Rusia

Sebelumnya, seorang pria merobek dan membakar al-Quran di luar masjid pusat Stockholm akhir bulan lalu, pada hari pertama Iduladha.

Tindakan tersebut memicu protes di negara-negara Islam, beberapa di antaranya memanggil utusan Swedia untuk menyuarakan kecaman mereka.

Swedia mengatakan tidak bisa melarang demonstrasi karena aturan kebebasan berbicara. Menteri Kehakiman Gunnar Strommer mengatakan pekan lalu bahwa pemerintah Swedia sedang memeriksa apakah mereka dapat membuat pembakaran al-Quran atau kitab suci lainnya menjadi ilegal, karena pembakaran al-Quran telah merusak keamanan Swedia.

Baca Juga: Keamanannya Terancam, Swedia Pertimbangkan Ubah UU yang Izinkan Al-Qur'an Dibakar
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
9 Kota di Mana Matahari...
9 Kota di Mana Matahari Hampir Tidak Pernah Terbenam atau Terbit saat Musim Panas
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
Bela Iran, Houthi Larang...
Bela Iran, Houthi Larang Seluruh Kapal Israel Lewat Laut Merah
Beda dengan Hizbullah,...
Beda dengan Hizbullah, Mengapa Houthi Setengah Hati Terlibat dalam Perang Iran?
Houthi Bersumpah Tingkatkan...
Houthi Bersumpah Tingkatkan Serangan ke AS dan Israel jika Perang Terus Berlanjut
Lupakan Pil, Dokter...
Lupakan Pil, Dokter Swedia Mulai Resepkan Traveling untuk Penyebuhan Penyakit
Update Gempa Venezuela:...
Update Gempa Venezuela: 1.430 Orang Tewas dan Ribuan Hilang!
Venezuela Masih Mencekam...
Venezuela Masih Mencekam Diguncang Gempa Susulan, Korban Tewas dan Hilang Terus Bertambah
Rekomendasi
Teknologi Chery Super...
Teknologi Chery Super Hybrid Bikin Biaya Mobilitas hanya Rp13 Ribuan Sehari
Hasil MotoGP Belanda...
Hasil MotoGP Belanda 2026: Ai Ogura Cetak Sejarah, Marc Marquez Keenam
Ketum PB Akuatik Optimistis...
Ketum PB Akuatik Optimistis Skema Anggaran Pelatnas Multiyears Lahirkan Atlet Berprestasi
Berita Terkini
5 Fakta Kim Jong-un...
5 Fakta Kim Jong-un Enggan Berbicara tentang Ibunya, Dijuluki Anak Haram dari Seorang Selir
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
3 Alasan Iran Serang...
3 Alasan Iran Serang Kuwait dan Bahrain, Ada Pergerakan Membantu Militer AS
7 Pemimpin yang Mengubah...
7 Pemimpin yang Mengubah Dunia, Fatima al Fihri yang Mendirikan Kampus Pertama di Dunia
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Infografis
5 Ayat Al Quran dan...
5 Ayat Al Quran dan Hadis tentang Kiamat Sudah Dekat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved