Keamanannya Terancam, Swedia Pertimbangkan Ubah UU yang Izinkan Al-Qur'an Dibakar
Sabtu, 08 Juli 2023 - 11:30 WIB
loading...
Swedia pertimbangkan ubah undang-undang yang izinkan demo dengan membakar Al-Quran. Alasannya keamanan negara itu kini terancam. Foto/The Expressen
A
A
A
STOCKHOLM - Pemerintah Swedia sedang mempertimbangkan untuk mengubah undang-undang kebebasan berbicara yang selama ini menginzinkan demo dengan membakar kitab suci Al-Qur'an.
Opsi itu dipertimbangkan karena demo pembakaran kitab suci umat Islam baru-baru ini di Stockholm telah merusak keamanan Swedia. Demikian disampaikan Menteri Kehakiman Gunnar Strommer kepada surat kabar Aftonbladet.
Salwan Momika (37), seorang imigran Irak yang menjadi warga negara Swedia, berdemo dengan menginjak-injak dan membakar Al-Qur'an pada perayaan Iduladha di luar masjid Stockholm 28 Juni lalu.
Baca Juga: Diancam Dihabisi, Salwan Momika Nekat Akan Bakar Al-Qur'an Lagi di Swedia
Aksinya menyebabkan kemarahan di dunia Muslim dan kecaman dari pemimpin Vatikan Paus Fransiskus.
Dinas Keamanan Swedia mengatakan tindakan seperti itu membuat negara Eropa itu menjadi kurang aman.
Polisi menolak beberapa pengajuan awal tahun ini untuk protes yang ditetapkan, termasuk dengan pembakaran Al-Quran, dengan alasan masalah keamanan. Namun pengadilan sejak itu membatalkan keputusan polisi, mengatakan demo semacam itu dilindungi oleh undang-undang kebebasan berbicara Swedia.
Opsi itu dipertimbangkan karena demo pembakaran kitab suci umat Islam baru-baru ini di Stockholm telah merusak keamanan Swedia. Demikian disampaikan Menteri Kehakiman Gunnar Strommer kepada surat kabar Aftonbladet.
Salwan Momika (37), seorang imigran Irak yang menjadi warga negara Swedia, berdemo dengan menginjak-injak dan membakar Al-Qur'an pada perayaan Iduladha di luar masjid Stockholm 28 Juni lalu.
Baca Juga: Diancam Dihabisi, Salwan Momika Nekat Akan Bakar Al-Qur'an Lagi di Swedia
Aksinya menyebabkan kemarahan di dunia Muslim dan kecaman dari pemimpin Vatikan Paus Fransiskus.
Dinas Keamanan Swedia mengatakan tindakan seperti itu membuat negara Eropa itu menjadi kurang aman.
Polisi menolak beberapa pengajuan awal tahun ini untuk protes yang ditetapkan, termasuk dengan pembakaran Al-Quran, dengan alasan masalah keamanan. Namun pengadilan sejak itu membatalkan keputusan polisi, mengatakan demo semacam itu dilindungi oleh undang-undang kebebasan berbicara Swedia.
Lihat Juga :