5 Fakta Perang 500 Hari antara Rusia dan Ukraina

Sabtu, 08 Juli 2023 - 22:05 WIB
loading...
A A A
Tapi angka-angka ini diyakini diremehkan.

Di wilayah yang dikuasai pemerintah Ukraina, OHCHR telah mencatat setidaknya 20.073 korban jiwa (7.072 tewas dan 13.001 luka-luka):

Di wilayah yang diduduki Rusia, OHCHR telah mencatat setidaknya 4.789 korban (2.011 tewas dan 2.778 terluka):

3. 200.000 Tentara Rusia dan 17.500 Prajurit Ukraina Tewas

5 Fakta Perang 500 Hari antara Rusia dan Ukraina

Foto/Reuters

Memperkirakan korban militer sulit dilakukan karena pasukan Ukraina dan Rusia cenderung meremehkan kerugian mereka, sementara data yang tepat waktu dan dapat diandalkan masih kurang.

Menurut kementerian pertahanan Ukraina, kerugian personel Rusia mencapai 231.700 tentara tewas.

Menurut Kementerian Pertahanan Inggris, pada tahun pertama perang, ada hingga 200.000 korban di antara pasukan tentara Rusia dan pasukan kontraktor militer swasta, seperti yang dikerahkan oleh Grup Wagner. Ini kemungkinan termasuk antara 40.000 hingga 60.000 tewas.

Baru-baru ini, menurut penilaian Badan Intelijen Pertahanan AS yang bocor pada April tahun ini, Rusia telah menderita antara 189.500 dan 223.000 total korban, termasuk 35.500 hingga 43.000 tewas dalam aksi dan 154.000 hingga 180.000 terluka.

AS mengatakan Ukraina telah menderita hingga 131.000 total korban, termasuk hingga 17.500 tewas dalam aksi dan hingga 113.500 terluka dalam aksi.

Sayangnya tidak dapat memverifikasi secara independen jumlah yang dilaporkan, yang lebih tinggi dari jumlah korban yang diterbitkan oleh Kyiv dan Moskow.

4. Kehancuran yang Terus Meluas

5 Fakta Perang 500 Hari antara Rusia dan Ukraina

Foto/Reuters

Serangan rudal dan penembakan telah menghancurkan ratusan ribu bangunan baik rumah dan rumah sakit hingga pembangkit listrik dan fasilitas lainnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Kapal Penangkap Ikan...
Kapal Penangkap Ikan Tenggelam di Lepas Pantai Busan, 2 Awak Asal Indonesia Hilang
Ngeri! Suhu Paris Lebih...
Ngeri! Suhu Paris Lebih Panas daripada Makkah
Rekomendasi
Medan Tuan Rumah Rakernas...
Medan Tuan Rumah Rakernas Apeksi 2026, Momentum Rebranding Citra Kota
Penegak Hukum Terkoneksi...
Penegak Hukum Terkoneksi Politik, Ubedilah Badrun: Mestinya Independen
Tidak Semua Yoghurt...
Tidak Semua Yoghurt Sehat, Salah Pilih Bisa Bikin Gula Darah Naik
Berita Terkini
7 Pemimpin yang Mengubah...
7 Pemimpin yang Mengubah Dunia, Fatima al Fihri yang Mendirikan Kampus Pertama di Dunia
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved