5 dari 10 Negara Paling Suka Berperang Berada di Jazirah Arab
Sabtu, 08 Juli 2023 - 14:25 WIB
loading...
A
A
A
GPI menyatakan secara nasional, peningkatan terbesar dalam perdamaian di seluruh dunia terjadi di Libya untuk tahun kedua berturut-turut, diikuti oleh Burundi, Oman, Pantai Gading, dan Afghanistan.
Tiga metrik utama digabungkan untuk menghasilkan skor GPI: konflik berkelanjutan, keselamatan dan keamanan, dan militerisasi.
Di wilayah Timur Tengah, pengurangan jumlah perang yang signifikan menyebabkan peningkatan besar dalam metrik “konflik yang sedang berlangsung” dan “militerisasi”.
“Dampak terorisme”, “konflik internal yang terjadi” dan “kematian akibat konflik internal” juga mengalami peningkatan di wilayah tersebut.
"Israel mengalami kemunduran terbesar dalam perdamaian di kawasan MENA, turun delapan tingkat ke peringkat 143 di GPI,” demikian laporan itu. Angka perdamaian keseluruhan negara itu tidak turun begitu rendah sejak 2010.
Qatar mempertahankan peringkatnya sebagai negara paling damai di kawasan itu, posisi yang dipegangnya sejak 2008.
Status Yaman sebagai negara paling tidak damai di dunia Arab tercatat selama tiga tahun berturut-turut akibat perang saudara.
Tiga metrik utama digabungkan untuk menghasilkan skor GPI: konflik berkelanjutan, keselamatan dan keamanan, dan militerisasi.
Di wilayah Timur Tengah, pengurangan jumlah perang yang signifikan menyebabkan peningkatan besar dalam metrik “konflik yang sedang berlangsung” dan “militerisasi”.
“Dampak terorisme”, “konflik internal yang terjadi” dan “kematian akibat konflik internal” juga mengalami peningkatan di wilayah tersebut.
"Israel mengalami kemunduran terbesar dalam perdamaian di kawasan MENA, turun delapan tingkat ke peringkat 143 di GPI,” demikian laporan itu. Angka perdamaian keseluruhan negara itu tidak turun begitu rendah sejak 2010.
Qatar mempertahankan peringkatnya sebagai negara paling damai di kawasan itu, posisi yang dipegangnya sejak 2008.
Status Yaman sebagai negara paling tidak damai di dunia Arab tercatat selama tiga tahun berturut-turut akibat perang saudara.
Lihat Juga :