Kilas Balik Hubungan Putin dan Bos Wagner Sebelum Kudeta Rusia

Jum'at, 07 Juli 2023 - 18:00 WIB
loading...
Kilas Balik Hubungan...
Presiden Rusia Vladimir Putin dan bos Wagner Yevgeny Prigozhin. Foto/Bloomberg
A A A
JAKARTA - Hubungan antara Vladimir Putin dengan bos Wegner, Yevgeny Prigozhin memang sempat memburuk beberapa waktu lalu disebabkan oleh pembelotan yang dilakukan pemimpin pasukan tentara bayaran tersebut.

Kini pasukan Wegner yang membelot telah dikirim ke Belarusia oleh Putin. Langkah ini dilakukan untuk menghindari kekacauan yang semakin memburuk di Moskow.

Terlepas dari polemik yang terjadi beberapa waktu lalu, rupanya bos Wegner telah menjalin hubungan baik yang cukup lama dengan Putin. Prigozhin bahkan dipercaya untuk mengepalai pasukan Wegner yang sejatinya telah terbentuk sejak 2014 silam.

Kilas Balik Hubungan Putin dan Bos Wagner


Sebelum mengenal Vladimir Putin, Prigozhin sempat menjadi tahanan sebab terjerat kasus penyerangan, perampokan, dan penipuan pada tahun 1981, menurut dokumen pengadilan yang diperoleh Meduza, sebuah publikasi independen Rusia.

Setelah bebas, Prigozhin mulai terjun ke dunia bisnis dengan membuka stan hot dog. Hingga akhirnya dia sukses dan membuka restoran dengan beberapa mitra di St. Petersburg.

Dilansir dari Business Insider, hingga akhirnya Prigozhin mendirikan salah satu perusahaan besarnya, Concord Catering, pada tahun 1996.

Setelah membuka bisnis katering inilah yang membuat hubungannya dengan Putin dimulai. Karena kala itu para pemimpin Rusia kerap memesan makanan dari usaha milik Prigozhin.

Hal itu juga yang membuat sosok Yevgeny Prigozhin memiliki julukan "koki Putin". Bisnis katering Prigozhin menerima kontrak untuk menyediakan makanan di sekolah militer Rusia, serta menyajikan hidangan untuk para tamu jamuan negara.

Menurut The Economic Times, selama masa jabatan pertamanya sebagai pemimpin Rusia, Putin bahkan mengajak mantan Presiden Prancis Jacques Chirac untuk makan malam di salah satu tempat Prigozhin.

Tidak hanya itu, Concord Catering juga merupakan restoran dimana Putin kerap merayakan ulang tahunnya. Kontrak antara perusahaan bentukan Prigozhin dengan negara ini diperkirakan senilai USD 3,1 miliar dalam jangka waktu lima tahun.

Setelah itu hubungan mereka berdua telah dikenal sebagai sekutu dekat. Meskipun Prigozhin tidak memegang posisi resmi pemerintah tetapi menjadi orang kepercayaan pemimpin Rusia selama bertahun-tahun, bahkan dalam urusan negara.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
Venezuela Luluh Lantak...
Venezuela Luluh Lantak Diguncang 2 Gempa Dahsyat, Ini Pemicunya?
Rekomendasi
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
Nasabah Mekaar Naik...
Nasabah Mekaar Naik Kelas Capai 2,5 Juta Sepanjang 2025
Menpora Erick Kecam...
Menpora Erick Kecam Pelecehan Seksual terhadap Atlet Menembak, Tegaskan Dukungan bagi Korban
Berita Terkini
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Infografis
Rama Duwaji, Istri dan...
Rama Duwaji, Istri dan Otak di Balik Kemenangan Zohran Mamdani
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved