Bos Wagner Group Dipermalukan, Beredar Foto-Foto Penyamaran dengan Penampilan yang Konyol

Jum'at, 07 Juli 2023 - 02:05 WIB
loading...
Bos Wagner Group Dipermalukan,...
Beredar foto penyamaran bos Wagner Group dengan penampilan yang konyol dan lucu. Foto/e2w-Daily Mirror
A A A
MOSKOW - Berbedar di lini masa media sosial, foto bos Wagner Group Yevgeny Prigozhin, saat melakukan penyamaran. Banyak foto tersebut menunjukkan penampilan Prigozhin yang konyol dan aneh.

Pada satu foto, Prigozhin dikatakan menyamar sebagai staf di Kementerian Pertahanan Sudan. Pada foto lainnya, dia tampil sebagai seorang pembantu diplomatik dari Abu Dhabi. Dan kemudian ada foto kepala yang dipenggal.

Bos Wagner Group Dipermalukan, Beredar Foto-Foto Penyamaran dengan Penampilan yang Konyol

Foto/e2w-Daily Mirror

Melansir The Daily Beast, foto-foto dalang pemberontak Prigozhin yang mengenakan serangkaian penyamaran telah bocor di media Rusia. Foto tersebut ditemukan selama penggerebekan di salah satu propertinya.

Baca Juga: 8 Simbol Kekayaan Bos Wagner yang Terungkap dalam Penggerebekan di St. Petersburg

Gambar-gambar itu, diedarkan oleh saluran Telegram yang terhubung dengan Kremlin dan dilaporkan disiarkan di setidaknya satu saluran TV yang dikelola pemerintah. Itu tampaknya menjadi bagian dari upaya untuk membalikkan propaganda berbulan-bulan yang menganggap Grup Wagner Prigozhin sebagai pahlawan patriotik setelah tentara bayaran membunuh beberapa tentara Rusia. dalam pemberontakan yang sama sekali tidak menghadapi perlawanan.

Foto-foto tersebut menunjukkan pendiri Grup Wagner mencoba berbagai identitas dengan bantuan janggut palsu, rambut palsu, dan seragam militer palsu, memicu perbandingan dengan film Sacha Baron Cohen Borat.

Bos Wagner Group Dipermalukan, Beredar Foto-Foto Penyamaran dengan Penampilan yang Konyol

Foto/e2w-Daily Mirror

Di satu foto, Prigozhin dikatakan menyamar sebagai staf di Kementerian Pertahanan Sudan, di foto lainnya—seorang pembantu diplomatik dari Abu Dhabi. Penyamaran itu dilaporkan digunakan untuk menutupi pekerjaan tentara bayaran Wagner di luar negeri, meskipun tidak jelas apakah itu sangat efektif.

Sementara media yang dikendalikan Pemerintah Rusia tampaknya telah memulai kampanye untuk mempermalukan bos tentara bayaran pengkhianat di mata rakyat Rusia. Pemimpin Belarusia Alexander Lukashenko mengatakan kepada wartawan pada hari Kamis bahwa Prigozhin sebenarnya tidak berada di Belarus tetapi kembali ke kampung halamannya di St. Petersburg.

Baca Juga: Sulit Kalahkan Rusia di Ukraina, NATO Luncurkan 5 Strategi Baru

“Di mana dia pagi ini? Mungkin dia pergi ke Moskow,” kata Lukashenko.

Kepala Grup Wagner Yevgeny Prigozhin, terlihat di Rostov setelah pemberontakannya, telah kembali ke Rusia dan mendapatkan senjatanya kembali.

Bos Wagner Group Dipermalukan, Beredar Foto-Foto Penyamaran dengan Penampilan yang Konyol

Foto/e2w-Daily Mirror

“Sejauh yang saya ketahui pagi ini, para pejuang Wagner berada di kamp mereka sendiri. Di kamp permanen mereka, di mana mereka berada untuk pemulihan setelah penarikan mereka dari garis depan,” katanya, tampaknya mengacu pada kamp kelompok itu di wilayah Luhansk, Ukraina.

Kremlin juga mengklaim bahwa mereka tidak memperhatikan gerakan Prigozhin. Juru bicara Putin Dmitry Peskov mengatakan kepada wartawan bahwa Kremlin "tidak memiliki kesempatan maupun keinginan" untuk melacak keberadaan bos Wagner.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Bom Ransel Meledak di...
Bom Ransel Meledak di Apartemen Monako, Oligarki Ukraina Vadym Iermolaiev Terluka
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Gagal 3 Kali, Keiko...
Gagal 3 Kali, Keiko Fujimori Akhirnya Menang Pilpres Peru
Pemerintah Arab Saudi...
Pemerintah Arab Saudi Cuci Ka'bah Hari Ini, Gunakan Air Zamzam dan Wewangian
Rekomendasi
Program ParenTRING,...
Program ParenTRING, Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal
Belanja Puas, Dompet...
Belanja Puas, Dompet Aman dengan Promo Spesial Blibli BRIDAY
Ramalan Diego Maradona...
Ramalan Diego Maradona Jadi Kenyataan? Kritik Piala Dunia di Amerika Serikat Kembali Viral
Berita Terkini
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved